Buat Gary Neville, Mohamed Salah ialah pemain yang edan. Beberapa gol yang tetap mengalir deras dari kaki Salah, jadi bukti begitu hebatnya pemain Liverpool itu.
Pundit sepakbola sekaligus juga bekas pemain Manchester United, Gary Neville demikian terpana dengan Mohamed Salah saat bawa Liverpool menang 4-3 atas Leeds United di pekan pertama Liga Inggris musim 2020/2021.

Pemain dari Mesir itu dapat cetak hat-trick. Itu menjadi bukti, Salah demikian persisten cetak gol serta bukan type pemain ‘one season wonder’

“Dahulu saya anggap Salah hanya pemain biasa. Ia tiba ke Liverpool empat tahun kemarin serta cetak 40 gol, itu hebat. Selanjutnya ia ‘gila’, gol-golnya tidak pernah stop,” kata Neville seperti diambil dari Sky Sports.

 

 

Gary Neville beri pujian Mohamed Salah yang permainannya terus berubah. Salah semakin kuat serta semakin cepat

“Saat di Chelsea, Salah demikian loyo serta tidak seperti terlihat pemain muda yang berbakat. Tetapi selanjutnya, ia menunjukkan dianya,” tutur Neville.

“Ia kuat serta kejam. Ia tidak jauh dari predikat pemain terbaik di dunia,” puji Neville.

Mohamed Salah telah menguatkan Liverpool sekitar 154 kali di beberapa pertandingan. 97 Gol sudah dijaringkannya.

 

 

Salah juga bawa Liverpool juara Liga Champions serta Premier League. Di umurnya yang 28 tahun, Mohamed Salah sedang matang-matangnya.

Serta buat Neville, Salah ada satu tingkat levelnya di atas Neymar serta Kylian Mbappe. Salah lebih hebat.

“Salah di level yang lain dibandingkan striker yang lain,” tutup Neville.

Kylian Mbappe diberitakan ingin keluar dari Paris Saint-Germain tahun kedepan. Apa ada club yang dapat membeli?
Striker asal Prancis itu diketahui masih mempunyai kontrak bersama-sama Les Parisiens sampai Juni 2022. Selama ini, dia telah mengepak 90 gol dari 124 pertandingan serta mendapatkan delapan piala bersama-sama club yang dibelanya semenjak 2017 itu.

Dengan semua perolehannya di umur muda, termasuk juga perolehan Piala Dunia 2018, harga jualnya juga membumbung. Transfermarkt menulis dia sekarang ini mempunyai valuasi 180 juta Euro. Serta diawalnya tahun, valuasinya masih tembus 200 juta Euro, sampai pada akhirnya turun sebab epidemi COVID-19.

Yup, epidemi ini ikut memengaruhi keadaan ekonomi dunia, termasuk juga keuangan tim-tim kaya asal Eropa, yang selama ini dihubungkan dengan Mbappe.

Real Madrid contohnya. Sebelum epidemi, club yang diperintah Florentino Perez ini paling terus-menerus dihubungkan dengan Mbappe. Tidak hanya Mbappe, tetapi Paul Pogba serta Donny van de Beek.

Terakhir, kebijaksanaan Los Blancos juga beralih. Mereka pilih kencangkan ikat pinggang. Tidak ada berbelanja jor-joran di panas musim ini. Alternatifnya, Madrid pilih memulangkan beberapa pemain mudanya yang dipinjami musim kemarin, misalnya Martin Odegaard.

Tim-tim Inggris tidak jauh beda

Chelsea barusan habiskan lebih dari 160 juta Euro untuk Hakim Ziyech, Timo Werner, serta Kai Havertz di baris depan. Susah buat mereka lakukan hal sama tahun kedepan cuma untuk seorang Mbappe, walau tidak tertutup peluang.

Manchester United sama. Mereka sedang kesusahan untuk amankan Jadon Sancho, walau sebenarnya dia ‘cuma’ dibandrol 120 juta Euro oleh Borussia Dortmund. Manchester City? Well, Pep Guardiola sempat katakan tidak tertarik datangkan Mbappe, tetapi bisa beralih pemikiran.

Belum tahu bagaimana keadaan keuangan tim-tim besar Eropa semasa satu tahun ke depan. Tetapi bila keadaannya tidak jauh tidak sama dari saat ini, pasti susah buat Mbappe untuk geser.

Bila benar-benar ingin geser, pilihan yang logis selama ini ialah menanti sampai 2022 sampai dia dengan status geser transfer. Tetapi bisa pada musim depan PSG sangat terpaksa jual Mbappe bila tidak ingin kehilangan dianya dengan gratis pada 2022.

Jika demikian, harga dapat turun cukup mencolok serta nampaknya perihal ini pula yang dinanti oleh tim-tim kaya Eropa.

MotoGP Austria Krisis Mesin Yamaha Dikabarkan Terpaksa Kurangi Power YZR M1 – Dalam melakoni 14 seri balapan. MotoGP musim 2020 ini Yamaha hanya boleh menggunakan 5 mesin saja untuk masing-masing pebalapnya. Namun, baru memasuki putaran ke-3 Maverick Vinales dan Franco Morbidelli telah menggunakan lima jatah mesin mereka. Sementara Valentino Rossi dan Fabio Quartararo sudah menggunakan empat.

MotoGP Austria Krisis Mesin Yamaha Dikabarkan Terpaksa Kurangi Power YZR M1

MotoGP Austria Krisis Mesin Yamaha Dikabarkan Terpaksa Kurangi Power YZR M1

Situasi ini membuat Yamaha khawatir tak mampu mengakhiri musim dengan gemilang. Kabarnya Yamaha sudah meminta keringanan supaya mereka bisa membuka segel mesin dan melakukan perbaikan. Kondisi yang sejatinya dilarang lantaran MotoGP tidak mengizinkan tim mengutak-atik mesin saat musim berjalan. Sambil menunggu keputusan apakah diizinkan membuka segel mesin, Yamaha kabarnya sengaja menurunkan kapasitas putaran maksimal mesin.

Itu dilakukan supaya usia mesin yang kini dipakai setiap pebalap bisa tahan lebih lama dan tidak jebol sebagaimana sudah dialami Rossi, Vinales, dan Morbidelli. Alhasil dalam seri tersisa pebalap Yamaha terpaksa berlaga dengan putaran mesin yang sengaja direndahkan. GPone menyebut angkanya mencapai 300. MotoGP Austria: Yamaha Tercekik, Ducati Jangan Jeblok Beberapa media mengabarkan kalau tim lain tidak setuju dan terkesan skeptis atas permintaan Yamaha.

Permintaan Yamaha untuk membuka kuota penggunaan mesin sedang dipelajari oleh Asosiasi Tim MotoGP dan akan memberikan keputusannya dalam waktu dekat. Yamaha merupakan salah satu produsen non-konsesi yang hanya mendapatkan jatah menggunakan 5 mesin musim ini. Sementara itu tim seperti KTM dan Aprilia mendapatkan jatah 7 mesin. Penambahan kuota mesin akan berakibat jatuhnya sanksi pada pebalap dan juga tim.

Free Practice II MotoGP Austria: Jack Miller Melesat Yamaha saat ini bertengger di posisi pertama dan kedua dalam kejuaraan dunia MotoGP 2020. Bendera Yamaha dikibarkan di puncak oleh Quartararo yang dibuntuti oleh Vinales. Autosport menganalisa potensi masalah mesin yang dialami Yamaha merupakan hal yang biasa terjadi pada sistem katup mesin empat silinder segaris.

4 Kesalahan Marc Marquez di MotoGP 2020 – Marc Marquez mesti membayar mahal dengan menjalani operasi lengan kedua. Menurut ayah Jorge Lorenzo, Chicho, Marquez sudah membuat empat kesalahan di musim ini. Rider Repsol Honda itu belum mengantongi poin dalam tiga balapan pertama MotoGP 2020. Marquez bahkan diyakini baru akan kembali di seri keenam di Misano, San Marino pada awal September mendatang.

4 Kesalahan Marc Marquez di MotoGP 2020

4 Kesalahan Marc Marquez di MotoGP 2020

Situasi ini bermula dari kecelakaan hebat yang dialami Marc Marquez pada balapan pertama di Jerez, Spanyol. Ketika itu Marquez melesat dari posisi 18 ke barisan depan. Namun, usaha keras itu berakhir pahit karena Marquez terpental dari motor yang akhirnya memaksa dia retired.

Marquez diketahui menderita patah tulang lengan atas sehingga harus dioperasi. Namun, hanya beberapa hari setelahnya pebalap Spanyol itu siap-siap mengikuti seri Andalusia dan mampu memacu motornya hingga sesi kualifikasi sebelum akhirnya memutuskan urung balapan.

Marc Marquez adalah pebalap yang menyedot seluruh perhatian di musim ini

Setelahnya, Marquez butuh operasi kedua di tempat yang sama akibat membuka jendela di rumahnya sendiri. Alhasil, Marquez mesti menepi lebih lama dan lebih buruk lagi, akan menghabisi peluangnya dalam mempertahankan gelar juara dunia.

Pertama di MotoGP Spanyol karena cedera dia, di MotoGP Andalusia karena comeback dia dan di MotoGP Ceko karena operasi baru dia. Memang wajar bagi orang-orang yang tidak menyadari hal-hal terkait olahraga ini akan terkejut,” kata Chicho Lorenzo dalam saluran YouTube-nya dilansir Tuttomotoriweb.

Marquez, di balapan pertama, memiliki kecepatan untuk menang dan seharusnya tidak mengambil risiko apapun. Dia membuat dua kesalahan: yang pertama yang membuat dia retired dan kemudian kesalahan yang menjatuhkan dia setelah comeback,” sambung pria yang memiliki sekolah pebalap itu.

“api tidak berhenti di sini, setelah balapan dia kembali ke Jerez, memaksakan situasinya lagi dan tidak sanggup balapan. Ini adalah kesalahan ketiga dia. Kesalahan terakhir Marquez adalah memaksakan pemulihan cedera dia yang membuat dia kembali ke ruang operasi sehingga comeback dia mesti tertunda,” lugas Chicho Lorenzo.

Jet Darat F1 yang Siap Ngebut Minggu Besok – Tadinya sebelum virus Corona melanda balap mobil F1 musim 2020 akan digelar pada 15 Maret dengan seri pembuka di Melbourne. Setelah pertimbangan dan penangan virus Corona di beberapa negara, F1 merevisi jadwalnya dan akan dibuka pada 5 Juli 2020 ini di Spielberg, Austria.

Jet Darat F1 yang Siap Ngebut Minggu Besok

Tentunya meski sempat tertunda, mobil andalan dari masing-masing tim sudah semakin siap. Belum lagi di musim ini banyak perubahan baru dari sisi tampilan jet darat tersebut.

Berikut mobil-mobil F1 musim 2020 dari setiap tim.

1. Ferrari SF1000

Setelah tidak pernah lagi menjuarai F1 mulai musim 2008, Ferrari terus mendapatkan tekanan dari para penggemarnya. Ferrari pun mendapuk pebalap muda Charles Leclerc untuk menggantikan Kimi Raikkonen pada musim lalu yang mana memberikan penampilan lebih cemerlang daripada Sebastian Vettel.

2. Haas Ferrari VF-20

Mobil ini menggantikan VF-19. VF-20 diyakini memberikan performa lebih baik daripada pendahulunya. Bos Haas Ferrari, Gunther Steiner mengatakan ini adalah mesin paling unik yang pernah ia tangani. Tim ini juga masih mempercayakan Romain Grosjean dan Kevin Magnussen sebagai pebalapnya karena telah memiliki pengalaman dengan sasis mobil tersebut.

3. Red Bull Honda RB16

Di musin ini Red Bull Honda akan mempercayakan pebalap muda Alexander Albon sebagai tandem Max Verstappen. Powertrain hybrid Honda memberikan penampilan apik pada musim lalu di Milton Keynes. Musim ini diperkirakan akan menjadi pertarungan sengit antara Verstappen, Leclerc dan Hamilton memperebutkan podium satu.

4. Mercedes-AMG F1 W11 EQ Power+

Memenangkan 6 musim F1 berturut-turut sejak tahun 2014 tentu membuat semakin banyak orang ingin menghentikan laju Mercedes-Benz. Namun, melihat kegarangan Hamilton di balik kemudi musim lalu, para pesaingnya perlu berusaha lebiih keras lagi di musim 2020 ini.

5. Alfa Romeo Ferrari C39

Tim yang sebelumnya dikenal nama Sauber ini sekarang menggunakan nama Alfa Romeo. Kimi Raikonen dipercaya menjadi joki mobil Alfa Romeo bersama dengan Antonio Giovinazzi.

6. Alpha Tauri Honda AT01

Red Bull mengubah nama tim F1 juniornya Toro Rosso menjadi Alpha Tauri. Tahun lalu tim ini berada di peringkat enam dengan mencetak dua podium di mana itu diraih oleh masing-masing pebalapnya, Pierre Gasly dan Daniil Kvyat.

7. McLaren Renault MCL35

Musim lalu menunjukkan sinyal kebangkitan McLaren seetelah sebelumnya tampil memble di beberapa musim belakangan. Di musim 2020 McLaren mengandalkan Lando Norris dan Carlos Sainz sebagai pebalapnya.

8. Racing Point BWT Mercedes RP20

Tim ini baru saja mendapatkan dana segar dari bilyuner Lawrence Stroll. Anak dari sang investor, Lance Stroll akan menjadi punggawa Racing Point bersama dengan Sergio Perez.

9. Renault RS20

Setelah membenamkan investasi besar di F1, Renault belum mendapatkan keuntungan yang begitu signifikan. Namun, target investasi ini diharapkan baru berpengaruh setelah aturan baru F1 2021 diterapkan. Di balik kemudinya ada Daniel Ricciardo dan Esteban Ocon.

10. Williams Mercedes FW43

Tim asal Inggris ini memang masih jauh dari penantang kuat balapan F1 meski mesinnya dianggap sebagai yang terbaik. Tanpa mematok target muluk, William mempercayakan Nicholas Latifi dan George Russell sebagai pebalapnya.

Sedang Redup Dovizioso Bisa Lanjutkan Dominasi Ducati di MotoGP Austria – Awal musim ini tak berjalan mulus bagi Andrea Dovizioso. Dengan catatan bagus di Red Bull Ring, bisakah Dovizioso melanjutkan dominasi Ducati di MotoGP Austria. Ducati superior di MotoGP Austria. Pabrikan Italia itu usai memenangi setiap balapan dalam empat tahun terakhir. Dovizioso sendiri dua kali menjadi raja di sana.

Sedang Redup Dovizioso Bisa Lanjutkan Dominasi Ducati di MotoGP Austria

Namun, performa Ducati di tiga balapan pertama tidak bagus-bagus amat. Andrea Dovizioso baru mengumpulkan 31 poin dari hasil sekali naik podium di Jerez, lalu hanya finis keenam di Andalusia sebelum finis ke-11 di Republik Ceko.Jadwal MotoGP Austria 2020 di Red Bull Ring.

Pada balapan di Brno, Dovizioso bahkan tertinggal 16 detik dari pemenang kejutan Brad Binder (KTM). Padahal Johann Zarco, rider Avintia Racing, yang menunggangi motor Ducati tahun lalu justru mampu finis podium ketiga. MotoGP Ceko telah memperlihatkan kepada semua orang betapa sulitnya membuat prediksi tahun ini,” sahut Dovizioso di Crash.

Balapan akhir pekan ini menjadi kesempatan bagus bagi Ducati untuk bangkit. Dovizioso mengingatkan Ducati untuk mengembalikan kenyamanan motor. Rossi Ungkap Momen Paling Membanggakan: Pindah ke Yamaha. Setiap balapan punya sebuah kisah yang berbeda dan meskipun Ducati telah mencapai empat kemenangan di Red Bull Ring di empat tahun terakhir, sekarang kami harus memikirkan prioritas kami adalah mengembalikan kenyamanan dengan motor Desmosedici.

“Dalam waktu yang sulit seperti ini kami harus tetap padu, dan kulihat balapan di Austria sebagai kesempatan yang bagus. Kami harus tetap tenang dan bekerja seperti sebelumnya.

Andrea Dovizioso masih bertahan di empat besar klasemen MotoGP. Pebalap berusia 34 tahun itu berada di bawah Franco Morbidelli, yang sama-sama mengumpulkan 31 poin, dan Maverick Vinales (42 poin) serta Fabio Quartararo (59 poin) di dua teratas.

Honda Dikecam Usai Terpuruk di Brno – Pengamat top MotoGP Carlo Pernat tak segan-segan mengecam Honda. Menyusul hasil mengecewakan yang diperoleh di balapan MotoGP Ceko, akhir pekan lalu. Pabrikan Jepang itu terbukti kesulitan tanpa Marc Marquez. Rider Spanyol tersebut sedang dibekap cedera tulang lengan sehingga terpaksa absen sejak seri kedua di Andalusia dan baru diprediksi comeback di Misano, September mendatang.

Honda Dikecam Usai Terpuruk di Brno

Pada balapan ketiga di Brno rider KTM Brad Binder secara mengejutkan tampil sebagai juara. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT), Johan Zarco (Esponsorama Racing) melengkapi podium. Takaaki Nakagami menjadi pebalap Honda yang meraih hasil terbaik usai finis kedelapan, disusul pebalap veteran Cal Crutchlow di posisi 13.

MotoGP Portugal Tutup Musim 2020 Sedangkan pebalap pabrikannya justru remuk redam. Alex Marquez justru finis ke-15 dengan raihan satu poin, sementara Stefan Bradl, pebalap penguji Repsol Honda yang diplot menggantikan Marquez, finis lebih buruk yaitu posisi 18.

Pernat meyakini kemenangan KTM dipengaruhi oleh kesalahan Honda karena melepas Dani Pedrosa pada musim 2018. Selain itu, Honda juga terlalu fokus pada Marquez.

Baca juga: Remuk di MotoGP Ceko, Repsol Honda Sulit Cari Sisi Positifnya
“Seluruh keraguan yang saya punya tentang KTM sudah menguap. Hasil ini tidak lepas dari strategi Honda dan (manajer Repsol Honda Alberto) Puig: membiarkan Pedrosa sehingga menjadi pebalap penguji KTM. Ini adalah kuncinya,” ungkap Pernat kepada GPOne.

“Sebuah bencana. Crutchlow baru saja dioperasi tangan kanannya dan sudah memikirkan tentang Aprillia pada tahun depan, Bradl sudah lama tidak balapan, Alex Marquez seperti tikus yang tenggelam, Nakagami sih tidak buruk tapi motornya bukan motor pemenang.”

“Marquez memang juara, tapi katakan sesuatu yang tidak kami tahu. Honda dulu keliru karena tidak fokus pada para pebalap muda di tim-tim satelitnya seperti yang dilakukan Ducati, Yamaha, dan KTM. HRC sedang membayar kesombongannya,” sengat Carlo Pernat.

MotoGP Ceko Binder Samai Rekor Rossi Zarco Ngotot dan Rins yang Luar Biasa – Semua perhatian tertuju pada Brad Binder, pendatang baru yang mampu mengasapi para seniornya di GP Ceko. Pemenang 2 seri awal dan pemimpin klasemen sementara, Fabio Quanrtaro nampak keteteran saat balap berlangsung. Begitu pula dengan runner up klasemen, Maverick Vinales. Banyak pihak menilai bahwa pemilihan ban menjadi biang keladi melempennya penampilan mereka.

MotoGP Ceko Binder Samai Rekor Rossi Zarco Ngotot dan Rins yang Luar Biasa

MotoGP Ceko Binder Samai Rekor Rossi Zarco Ngotot dan Rins yang Luar Biasa

Namun Vinales sendiri tidak bisa menyimpulkan penyebab memblenya performanya. Saya merasa sangat baik dalam pemanasan pagi ini dan dapat mengatur waktu dengan cepat bahkan pada ban yang sudah digunakan, tetapi segera setelah kami memulai balapan, terjadi masalah pada ban belakang yang menjadikannya tidak aman,” paparnya sebagaimana dilansir The Race.com.

Mengenai penampilan 2 rekannya itu, Rossi tak sepenuhnya sependapat bahwa ban yang jadi kendala utama. Settingan motor dan gaya balap tentu juga memiliki porsi dalam baik atau buruknya penampilan seseorang. Penampilan Yamaha di seri ini tertolong oleh rekan setim Quartararo, Franco Morbidelli yang finish di urutan ke dua dan Rossi yang berada di urutan ke enam.

Hanya membutuhkan 3 seri, Binder yang lulusan Moto2 itu akhirnya mampu menaklukkan sirkuit klasik Brno di atas tunggangan barunya. Namun sebagaimana yang disampaikan Rossi di atas, hasil balapan tidak hanya ditentukan oleh 1 atau 2 faktor. Dan konsistensi Binder masih akan diuji oleh 10 sirkuit yang menghadang selama sisa musim ini. Namun yang pasti, prestasi Binder yang mampu menang di tahun pertamanya patut diacungi dua jempol.

Binder Samai Rekor Rossi dan Marquez

Dia mampu menyusul rekor Rossi yang menang di GP Inggris pada debutnya di GP 500cc pada tahun 2000. Dan juga Marc Marquez yang memetik kemenangan pertamanya di GP Amerika Serikat pada debutnya di 2013. Marquez sendiri masih absen hingga kini. Pebalap Repsol Honda Team itu batal mengikuti seri Brno akibat lengannya yang kembali bermasalah. Posisinya digantikan oleh pebalap penguji Honda, Stefan Bradl.

Sang adik, Alex, mengkonfirmasi bahwa lengan kakak Marc kembali bermasalah saat melakukan aktivitas di luar balap. Hal yang diungkapkan Johann Zarco setelah mengeklaim pole position adalah bahwa ia tak mempercayai kenyataan itu. Torehan pebalap Avintia Racing itu menyajikan fakta tentang meratanya kekuatan tim Ducati. Sebelumnya duet Pramac Ducati, Jack Miller dan Francesco Bagnaia terlihat begitu powerfull di 2 seri awal. Meski saat race di Andalucia mereka harus out karena masalah motor.

Di seri ini, Zarco terlibat clash dengan rider Red Bull KTM, Pol Esparagaro. Berebut podium ke tiga, Espargaro yang melebar dan berusaha kembali ke sisi dalam akhirnya tersungkur setelah terlibat kontak dengan Zarco. Espargaro terlihat begitu kesal karena kesempatan meraih podium sirna karena ulah mantan rekannya yang tahun lalu ngambek dan keluar dari tim di pertengahan musim.

Yakni membuka jendela saat ingin keluar jalan-jalan

Beberapa menit kemudian panitia memutuskan bahwa Zarco bersalah karena mengabaikan keselamatan sesama pebalap. Ganjarannya adalah long lap penalty. Protes pun sempat dilayangkan oleh kubu Ducati meski panitia bergeming. Sanksi itu pun nampak tak berpengaruh bagi Zarco. Selepas melewati rute yang ditetapkan untuk long lap penalty, ia masih saja mampu berada di depan Quartararo yang saat itu berada di posisi ke-4. Alhasil, podium ke-3 ia raih.

Awal seri (Jerez), pebalap Suzuki Alex Rins gagal menjalani race karena mengalami cidera bahu saat latihan bebas ke-3. Jeda sepekan, ia memaksakan diri untuk tampil di Andalusia meski tak maksimal. The Bakery pun hanya mampu meraih posisi ke-10. Dan di seri ke-3 kemarin, ia bertekad untuk memperbaiki posisinya. Dengan kondisi belum 100% fit, Rins mengawali lomba dari posisi ke-11.

Seperti biasa, saat race pebalap Spanyol itu merangsek ke depan dan memperoleh hasil lebih baik dari saat kualifikasi. Hal itulah yang membuatnya biasa juga disebut Mr. Sunday. Dua lap jelang finish, Rins terlibat duel dengan Zarco untuk memperebutkan podium ke-3. Namun sayang, langkahnya tak berhasil dan ia hanya mampu meraih posisi ke-4 sebagaimana torehannya tahun lalu. Kini, dengan perolehan 19 poin, Rins berada di urutan ke sepuluh klasemen sementara.

MotoGP KTM Kuda Hitam Musim 2020 – KTM memulai debutnya di kelas utama grandprix motor pada penghujung 2016. Turun sebagai wild card di seri penutup musim itu, Mika Kallio gagal menyelesaikan lomba karena terjadi kerusakan pada RC16-nya.

MotoGP KTM Kuda Hitam Musim 2020

Pada musim berikutnya, barulah tim Austria berlaga secara penuh. Memasang 3 rider sekaligus yakni Mika Kallio, Bradley Smith dan Pol Espargaro, hasil di tahun pertama KTM tidak terlalu mengesankan. Hanya Pol Espargaro yang mampu membawa KTM di posisi ke-9 finisher saat GP Ceko dan GP Australia. Di klasemen akhir, Espargaro duduk di peringkat ke-17 dengan 55 poin. Sementara Smith dan Kallio masing-masing berada di posisi ke-21 dan ke-24.

Di musim 2018, KTM masih mempertahankan formasi timnya. Kemajuan diperolah Espargaro yang pada akhir musim mampu naik 3 peringkat ke posisi 14. Perolehan itu disokong oleh 1 kali podium ke tiga saat berlaga di Sirkuit Valencia Spanyol. Begitu pula Smith yang memperbaiki posisinya ke peringkat 18. Sementara Kallio justru turun 1 tingkat ke posisi 25 klasemen akhir.

Berambisi besar mendobrak dominasi pabrikan Jepang, KTM mendatangkan pebalap Repsol Honda yang pensiun pada penghujung 2018, Dani Pedrosa. Kedatangan Pedrosa ke markas KTM nampak memberikan hasil positif. Pebalap utama KTM, Pol Esparagaro mendarat di posisi ke-11 di akhir musim meski tak sekali pun merasakan podium. Finish terbaiknya adalah posisi ke-6 di GP Perancis.

KTM menurunkan 4 pebalap dengan komposisi 2 pebalap di tim pabrikan

Pada musim 2019 Red Bull KTM Factory Racing dan 2 lainnya di tim satelit, Red Bull KTM Tech 3 . Miguel Oliviera yang menjadi runner up Moto2 musim 2018 didatangkan bersamaan dengan pebalap Malaysia, Hafizh Syahrin.

Drama ngambeknya rekan setim Espargaro, Johann Zarco terjadi di pertengahan musim. Zarco yang ikut ke dalam paket bergabungnya Tech 3 ke tim pimpinan Pit Beirer merasa tak puas dengan performa motor KTM. Juara dunia Moto2 musim 2015 dan 2016 itu akhirnya hengkang dan selama 3 seri terakhir membalap untuk Honda. Posisinya lalu digantikan oleh Mika Kallio.

Potensi KTM untuk menjadi kuda hitam pada 2020 sebenarnya sudah tercium di awal musim. Dan hari ini (9/8) di Sirkuit Brno Ceko, Brad Binder membuktikannya. Binder adalah pendatang baru di MotoGP. Musim lalu ia membalap di kelas Moto2 dan duduk di peringkat ke-2 klasemen akhir. Pebalap asal Afrika Selatan ini nampak begitu nyaman mengendarai RC16 dan mempersembahkan kemenangan pertama bagi KTM dengan keunggulan +5.266 dari finisher ke dua, Franco Morbidelli (Petronas SRT Yamaha). Selisih yang lumayan jauh.

Pebalap Portugal itu mampu menyisihkan Quartararo dan berhasil mengamankan posisi ke enam. Andai Pol Espargaro tidak tersungkur di lap ke-12, akan ada 3 pebalap KTM yang nangkring di posisi 10 besar. Espargaro terjatuh akibat kontak dengan Johann Zarco saat memperebutkan podium ke-3. Insiden itu akhirnya diputuskan stewards sebagai kesalahan Zarco sehingga ia diganjar hukuman berupa long lap penalty (LLP).

Sementara itu konsistensi Oliviera membuahkan hasil di akhir balapan

Hukuman itu mengharuskan the Flying Frenchmen meniti rute lintasan lebih panjang (melebar ke arah luar) yang ditandai dengan warna/marka sebagai tanda rute yang akan dilewati pembalap yang terkena LLP. Di dua seri sebelumnya, selalu ada pebalap KTM di 10 besar finisher. Di GP Spanyol, Espargaro mengakhiri lomba di posisi ke-6 dan Oliviera berhasil menguntitnya di posisi ke-8. Sementara di GP Andalucia, saudara Aleix Espargaro itu finish di urutan ke-7.

Pergantian mesin dari Honda ke Triumph pada musim 2019 nampaknya membuat KTM mengalami kesulitan. Manajemen KTM di penghujung 2019 lalu mengumumkan mundur dari kedudukannya sebagai pemasok chassis motor Moto2 dan hanya akan bertanding di Moto3 serta MotoGP. Di Moto3 pun mereka akan menggunakan brand anak perusahaannya, Husqvarna.

Hasil positif di seri ke tiga ini nampaknya akan menambah kepercayaan diri KTM di MotoGP. Prestasi ini pun setidaknya menunjukkan bahwa potensi mereka di kancah MotoGP harus mulai diperhitungkan. Jika sebelumnya, orang hanya akan menilai Ducati, kini mereka harus mau menempatkan KTM di papan tengah persaingan.

KTM pun berambisi untuk menurunkan Dani Pedrosa sebagai wild card pada musim depan. Hal itu disampaikan oleh CEO KTM, Stefan Pierer. Meski sebelumnya, Pedrosa sudah menyatakan penolakannya untuk turun kembali di lintasan lomba. Namun ada 1 pekerjaan yang harus bisa diselesaikan KTM tahun ini. Yakni mempersiapkan pengganti Pol Espargaro yang akan hengkang pada musim depan. Kabarnya, tim oranye bersiap untuk mendatangkan Danilo Petrucci yang akan berpisah dengan Ducati. Atau bahkan Dovizioso sekalian

Kualifikasi GP Anniversary Mercedes Dominan Bottas Raih Pole – Mercedes menunjukkan dominasinya di kualifikasi F1 GP 70th Anniversary. Valtteri Bottas bakal start di posisi terdepan disusul rekan setimnya, Lewis Hamilton.

Kualifikasi GP Anniversary Mercedes Dominan Bottas Raih Pole

Kualifikasi GP Anniversary Mercedes Dominan Bottas Raih Pole

F1 2020 menggelar balapan bertajuk 70th Anniversary Grand Prix di Sirkuit Silverstone, Inggris. Gelaran ini menjadi bentuk perayaan 70 tahun bergulirnya balapan di Negeri Tiga Singa. Sesi kualifikasi GP Anniversary dihelat. Mercedes melanjutkan dominasi mereka di sesi ini setelah menguasai tiga sesi free practice.

Mercedes Dominasi Hari Pertama Latihan Bebas Anniversary GP. Bottas menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi GP Anniversary. Pebalap asal Finlandia ini berhasil meraih pole usai mencatatkan waktu terbaik dengan 1 menit 25,154 detik.

Ia memenangi persaingan sengit dengan rekan setimnya, Hamilton. Hamilton yang pekan lalu menjadi juara di GP Inggris harus puas memulai GP Anniversary di posisi kedua. Pebalap 35 tahun ini lebih lambat sedikit dari Bottas dengan selisih waktu hanya 0,063 detik. Posisi start ketiga secara mengejutkan ditempati oleh Nico Hulkenberg.

Pebalap yang menggantikan peran Sergio Perez di tim Racing Point ini mampu tampil impresif. Catatan waktu Hulkenberg terpaut 0,928 detik dari Bottas. Pebalap Red Bul Racing, Max Verstappen berada di posisi keempat pada sesi kualifikasi kali ini. Di peringkat kelima ada pebalap Renault, Daniel Ricciardo.

Lance Stroll dan Pierre Gasly berturut-turut menempati peringkat keenam dan ketujuh. Duo Ferrari, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel, masih belum juga menunjukkan performa yang memuaskan di musim balap tahun ini. Leclerc pada sesi kualifikasi GP Anniversary hanya menempati peringkat ke delapan. Sementara, Vettel empat tingkat di bawah pebalap asal Monako itu dengan berada di urutan ke-12.

Hasil Kualifikasi GP Anniversary

1.Valtteri Bottas Mercedes 1menit 25,154s

2.Lewis Hamilton Mercedes +0,063s

3.Nico Hulkenberg Racing Point +0,928s

4.Max Verstappen Red Bull Racing +1,022s

5.Daniel Ricciardo Renault +1,143s

6.Lance Stroll Racing Point +1,274s

7.Pierre Gasly AlphaTauri +1,380s

8.Charles Leclerc Ferrari +1,460s

9.Alexander Albon Red Bull Racing +1,515s

10.Lando Norris McLaren +1,624s

11.Esteban Ocon Renault +1,857s

12.Sebastian Vettel Ferrari +1,924s

13.Carlos Sainz Jr. McLaren +1,929s

14.Romain Grosjean Haas +2,100s

15.George Russell Williams +2,301s

16.Daniil Kvyat AlphaTauri +2,728s

17.Kevin Magnussen Haas +3,082s

18 Nicholas Latifi Williams +3,276s

19.Antonio Giovinazzi Alfa Romeo +3.279s

20.Kimi Raikkonen Alfa Romeo +3.339s

Potensi Hattrick Bersejarah Fabio Quartararo di Brno – Fabio Quartararo berpeluang menyamai rekor seorang sosok legenda. Kenny Roberts, jika bisa menang di MotoGP Ceko 2020 alias mencatatkan hat-trick kemenangan. Quartararo saat ini sudah merangkai dua kemenangan secara berturut-turut di MotoGP 2020. Setelah naik podium teratas MotoGP Spanyol di Jerez, rider asal. Prancis itu kembali meraih kemenangan di tempat yang sama dalam race MotoGP Andalusia.

Potensi Hattrick Bersejarah Fabio Quartararo di Brno

Hasil-hasil itu tak ayal membuat Fabio Quartararo menatap MotoGP Ceko 2020 di Brno pada akhir pekan sebagai salah satu unggulan. Jika berhasil menang lagi untuk kali ketiga beruntun, rider Petronas Yamaha SRT itu akan punya menorehkan hat-trick istimewa.

Dalam catatan MotoGP.com, belum pernah ada rider Yamaha yang bisa mencatatkan tiga kemenangan beruntun di awal musim sejak 1980, ketika Kenny Roberts berjaya di Misano, Jarama, dan Paul Ricard dalam lajunya menyabet gelar juara dunia 500cc tahun 1980.

Mulai membalap di kelas primer grand prix sejak musim lalu, Fabio Quartararo finis ketujuh di Brno pada MotoGP 2019. Itu adalah hasil terbaiknya di sirkuit tersebut di seluruh kelas.

Brno adalah sirkuit yang amat aku sukai

Hasil tahun lalu itu sendiri tidak lantas bikin Fabio Quartararo patah arang dalam menghadapi MotoGP Ceko 2020 di akhir pekan. Paling tidak ia merasa bahwa hasil musim lalu memperlihtkan bahwa dirinya bisa melaju dengan oke di sirkuit Brno.

Dari balapan tahun lalu, kami tahu bahwa punya penampilan bagus dan bisa kencang di sana, sekalipun itu bukan tempat terbaik buat motor kami,” kata Fabio Quartararo.

Ada banyak tikungan yang jadi ciri sirkuit itu, tapi tikungan terakhir adalah salah satu yang terbaik. Pebalap harus memasuki tikungan itu dengan kecepatan tapi juga mesti bersiap ancang-ancang mengambil jalur balap yang sempurna untuk bagian lurus.

Menyenangkan berangkat ke sana setelah meraih dua kemenangan dan kami bertekad bersaing memperebutkan podium akhir pekan ini. Kami punya harapan besar dan sudah tidak sabar lagi untuk balapan,” ucap rider Prancis 21 tahun itu.

Semangat Fabio Quartararo niscaya kian berkobar dengan adanya potensi mencatatkan hat-trick bersejarah di MotoGP Ceko 2020, untuk menyamai capaian Kenny Roberts di atas motor Yamaha, yang sebelum ini juga tak mampu dilakukan oleh sosok kondang macam Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Maverick Vinales, dan lainnya.

Cara Membuat Barbel dengan Barang Bekas – Di era pandemi ini olahraga menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,karena olahraga menambah kekebalan sistem imun di tubuh kita,itu menjadi sangat penting karena imun yang kuat akan membuat kita terhindar dari COVID 19.Ada banyak olahraga yang dapat kita lakukan dengan mudah dirumah.

Cara Membuat Barbel dengan Barang Bekas

Cara Membuat Barbel dengan Barang Bekas

salah satu nya angkat beban dengan menggunakan barbel, barbel adalah alat untuk olahraga yang biasa ada di GYM, disini kita akan membuat barbel dengan memanfaatkan barang bekas dan tentunya dengan cara yang mudah.Buat kalian yang ingin berolahraga di rumah agar tetap sehat, bisa diikuti langkah-langkah cara membuat barbel :

Alat dan Bahan :

Sendok semen, 2 ember cat bekas berukuran 3 liter, pipa PVC / pipa besi bekas sepanjang 1 meter, semen, pasir, cat putih.

Langkah langkah :

1. Cuci ember bekas cat dengan air hingga bersih

2. Setelah dibersihkan, cat bagian luar ember tersebut dengan cat putih lalu di keringkan

3. Campurkan semen dan pasir menggunakan air dan aduk menggunakan sendok semen hingga tercampur dan menjadi adonan semen

4. Setelah ember cat telah kering dan adonan sudah jadi, masukan pipa PVC kedalam ember cat dan ditaruh ditengah, setelah itu masukan adonan semen hingga penuh

5. Setelah adonan semen dimasukan, bersihkan bagian luar ember cat yang terkena semen

6. Terakhir, jemur dan keringkan ember cat di bawah sinar matahari, proses pengeringan kurang lebih 24 jam

7. Setelah barbel kering, barbel siap digunakan untuk berolahraga.

Nah, itu tadi cara membuat barbel dengan mudah, dengan adanya barbel dirumah kita bisa berolahraga dengan mudah dan tidak perlu repot-repot ke GYM.

Sejarah Bola Basket Segera Terkenal Di Amerika Serikat – Siapa yang tidak tau permainan bola basket, permainan yang menggunakan bola pantul yang disesuaikan dengan permainannya. Tetapi apakah kalian tahu tentang sejarah perminan “basket”

Sejarah Bola Basket Segera Terkenal Di Amerika Serikat

 Sejarah Bola Basket Segera Terkenal Di Amerika Serikat
Photo by Tim Webb

Bila kalian penggemar basket kalian pasti tidak asing dengan permainan ini. Dimana bola digiring dengan cara dipantulkan ke arah gawang lawan. Tahukah kalian? Permainan bola basket diciptakan secara tidak sengaja oleh guru olahraga amerika serikat. Pada tahun 1891 seorang guru olahraga bernama James Naismith disuruh menciptakan sebuah permainan didalam ruangan yang bisa dimainkan oleh murid-murid disaat musim dingin.

Pada saat itu james naismith terinspirasi dari permainan yang sering ia mainkan pada waktu kecil. Tepat pada 15 desember 1891 james naismith menciptakan sebuah olahraga yang sekarang dikenal sebagai permainan bola basket (basketball). Setelah melewati beberapa penolakan terhadap permainan bola basket karena terlalu keras dan kurang cocok dimainkan di gelanggang tertutup.

Akhirnya james naismith menambahkan beberapa peraturan dasar dalam permainan bola basket. Pertandingan resmi bola basket pertama diselenggarakan pada 20 januari 1892 dikantor james naismith.

Nama basket diambil dari sebutan salah satu muridnya. Pada awalnya basket dimainkan oleh 9 orang tiap timnya, dan awalnya basket dimainkan hanya dengan dilempar tanpa di dribble. Lalu beberapa kota-kota di amerika serikat juga mengadakan tournament bola basket.

Seiring berjalannya waktu permainan basket mengalami kemajuan, salah satunya ialah terciptanya slam dunk. Dan sampai saat ini basket menjadi salah satu olahraha yang paling digemari oleh orang-orang sekitar. Dan juga negara-negara lain juga bermain basket, salah satunya negara kita tercinta yaitu Indonesia.

Jangan Kaget jika Marc Marquez Tampil dan Menang di MotoGP Ceko – Marc Marquez bukan cuma diprediksi akan bisa tampil di MotoGP. Republik Ceko, tapi juga bakal kembali mampu berusaha mengejar podium. Peluangnya menang pun dianggap realistis.

Jangan Kaget jika Marc Marquez Tampil dan Menang di MotoGP Ceko

Pendapat tersebut dilontarkan oleh Carlo Pernat, pengamat kenamaan yang biasa diminta memberikan pandangan dan opininya seputar MotoGP. Kali ini, jelang MotoGP Republik Ceko di Brno pada akhir pekan, adalah soal Marc Marquez.

Marc Marquez di Brno akan berusaha untuk menang; ia adalah seorang fenomena dan ia pasti ambil risiko karena ingin berjuang dalam perebutan gelar juara,” kata. Pernat dalam wawancaranya dengan GPOne.

Saya yakin Marquez tidak akan merasa puas, sudah pasti ia akan ada di podium Brno dan saya takkan merasa terkejut andaikata ia meraih kemenangan,” ucapnya perihal kemungkinan aksi Marc Marquez pada seri ketiga MotoGP 2020 akhir pekan ini.

Saat ini Marquez sedang menggeber proses pemulihan kondisi tubuhnya, setelah mengalami cedera dalam balapan seri pertama di MotoGP Spanyol sehingga harus naik meja operasi.

Jangan Kaget jika Marc Marquez Tampil dan Menang di MotoGP Ceko

Opini dari Carlo Pernat mengenai kemungkinan Marc Marquez tampil di Brno cukup logis jika menilik determinasi juara dunia MotoGP sebanyak enam kali tersebut. Baru beberapa hari usai dioperasi saja, Marquez sudah balik ke lintasan MotoGP Andalusia.

Saat itu Marc Marquez sempat mengikuti sesi latihan di Jerez dan meluncur ke lintasan di awal kualifikasi sesi Q1. Tapi Marquez lantas balik ke pit tanpa catatan waktu dan pada prosesnya dikonfirmasi tidak ikut balapan MotoGP Andalusia.

Akibat cedera tersebut, Marc Marquez belum bisa mengoleksi poin dari dua seri balapan dalam usahanya mempertahankan gelar juara. Fabio Quartararo kini menjadi pesaing terkuatnya setelah meraup 50 poin penuh berkat kemenangan.

Jelang F1 GP Inggris 2020 Wolff Tak Boleh Ada Kesalahan Sekecil Apa pun – Bos Tim. Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengomentari persaingan perebutan gelar juara di Formula One (F1) 2020. Menurutnya, dengan kondisi kompetisi yang berjalan jauh lebih singkat saat ini. Mercedes tak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun demi menjaga kans untuk juara.

Jelang F1 GP Inggris 2020 Wolff Tak Boleh Ada Kesalahan Sekecil Apa pun

Jelang F1 GP Inggris 2020 Wolff Tak Boleh Ada Kesalahan Sekecil Apa pun

Sebab, jika kesalahan akhirnya terjadi, Wolff menilai peluang bisa memudar karena ada banyak poin yang hilang. Karena itu, tekad kuat pun ditunjukkan Mercedes untuk terus melanjutkan tren positif ke seri-seri berikutnya di F1 2020.

Sejauh ini, Mercedes memang berhasil mengukir tren yang begitu positif di F1 2020. Sebab, dua pembalap mereka, yakni Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, berhasil menuai hasil manis di tiga seri awal musim ini. Bottas berhasil meraih satu kemenangan dan dua podium. Sementara itu, rekan setim Bottas yang merupakan juara enam kali F1 itu tercatat telah meraih dua kemenangan sejauh ini.

Alhasil, Hamilton pun kini tengah memuncaki klasemen sementara pembalap F1 2020. Pembalap sal Inggris itu total telah mengantongi 63 poin dari tiga penampilannya di F1 2020. Hamilton unggul hingga lima poin dari Bottas.

Tren positif tersebut tentu saja diharapkan bisa berlanjut ke seri keempat

F1 2020 yang berlangsung pada akhir pekan ini. Perlombaan akan digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Minggu 2 Agustus 2020 malam WIB. Tak hanya satu seri, Sirkuit Silverstone juga akan menggelar dua seri di F1 2020. Seri kelima F1 2020 juga akan digelar di sana dengan tajuk Grand Prix Perayaan 70 Tahun F1 yang berlangsung pada Minggu 9 Juli 2020.

Kami memiliki awal yang baik untuk musim ini. Kami menyelesaikan masalah yang mengganggu pada akhir pekan pertama, memenangkan tiga dari tiga balapan, dan mencetak poin dalam jumlah yang baik,” ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari laman resmi Mercedes.

Tetapi tiga balapan pertama juga menyoroti faktor penting lainnya, pentingnya keandalan di musim yang dipersingkat ini. Kami salah satu dari hanya dua tim yang telah menyelesaikan semua balapan dengan kedua mobil tahun ini dan kami tahu seberapa pengaruhnya DNF hingga membuat poin hilang,” lanjutnya.

Ini merupakan pengingat yang baik bagi kami semua bahwa harus tetap waspada dan kesalahan sekecil apa pun dapat membuat kami kehilangan banyak poin,” tukas Wolff.

Jelang F1 GP Inggris 2020, Verstappen Berharap Tak Tertinggal Jauh dari Mercedes – Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen, punya harapan besar yang ingin diwujudkan di Formula One (F1) GP Inggris 2020. Ia berharap bisa memberi persaingan ketat kepada para pembalap Mercedes dalam balapan tersebut.

Jelang F1 GP Inggris 2020, Verstappen Berharap Tak Tertinggal Jauh dari Mercedes

Sebab, Verstappen sendiri diketahui gagal menunjukkan penampilan apik kala mentas di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada tahun lalu. Ia hanya bisa menyelesaikan perlombaan di urutan kelima. Catatan waktunya pun terpaut jauh dari para pembalap Mercedes. Dengan Lewis Hamilton yang berhasil memenangi lomba, catatan waktu Verstappen terpaut hingga 39,458 detik.

Soal Masa Depan di F1, Hamilton: Setidaknya Bertahan 3 Tahun Lagi. Mendapati hasil tersebut, Verstappen pun bertekad untuk tampil jauh lebih cepat di F1 GP Inggris musim ini. Sebab, ia ingin menjaga asa merebut hasil terbaik di gelaran seri keempat F1 2020 tersebut.

Harapan Verstappen sendiri sangat mungkin menjadi kenyataan karena dirinya juga dalam tren yang positif. Pembalap asal Belanda itu telah meraih dua podium sejauh ini dari total tiga balapan yang sudah dijalani.

Podium pertama didapat di F1 GP Stryia 2020 dengan finis di urutan ketiga. Tren positifnya pun berlanjut kala mentas di F1 GP Hungaria 2020. Menjalani balapan di Sirkuit Hungaroring, ia mampu menyudahi perlombaan tepat di belakang Hamilton dengan mengisi podium kedua.

Agar bisa memberi persaingan yang kompetitif, Verstappen pun berharap adanya perbaikan yang telah ditunjukkan Red Bull terhadap mobil balapnya. Sebab, hal itu akan sangat membantunya untuk mencapai target. Tahun lalu, kami datang ke sini (Sirkuit Silverstone) dan kami pikir kami akan hancur. Semua itu akan bergantung pada banyak hal,” ujar Verstappen, sebagaimana dikutip dari Crash, Jumat (31/7/2020).

Yang pasti, mereka (Mercedes) adalah tim yang dominan dan mereka akan sangat cepat. Anda tidak tahu dan benar-benar tidak tahu soal penampilan mereka,” lanjutnya. Jujur saja, dalam balapan terakhir pada Minggu, saya cukup senang dengan keseimbangan yang saya miliki, tetapi itu sedikit terlalu lambat saat ini. Kami akan berusaha meningkatkan,” tukas rekan setim Alexander Albon itu.

Rossi Malu Lihat Wajah Sendiri Sebelum MotoGP Andalusia 2020 – Valentino Rossi bisa bernapas lega usai menempati podium di MotoGP Andalusia 2020, Minggu . Hasil finis ketiga itu juga mengakhiri catatan tanpa podium The Doctor lebih dari setahun. Setelah hasil buruk di seri perdana MotoGP Spanyol pada pekan sebelumnya. Saat itu, Rossi gagal finis karena motor yang ditungganginya mengalami mati mesin.

Rossi Malu Lihat Wajah Sendiri Sebelum MotoGP Andalusia 2020

Rossi Malu Lihat Wajah Sendiri Sebelum MotoGP Andalusia 2020

Podium MotoGP Andalusia, Rossi Curhat Sempat Kesal ke Mekanik. Keberhasilan naik podium ini merupakan yang pertama buat Rossi. Ia terakhir kali naik podium di MotoGP Amerika Serikat pada April 2019. MotoGP Yamaha rider Valentino Rossi of Italy celebrates 3rd place during the Andalucia Motorcycle Grand Prix at the Angel Nieto racetrack in Jerez de la Frontera, Spain, Sunday July 26, 2020.

(AP Photo/David Clares)Valentino Rossi finis ketiga di belakang Fabio Quartararo dan Maverick Vinales pada MotoGP Andalusia 2020. (AP/David Clares). Setelah balapan seperti pekan lalu, atau seperti Valencia atau Aragon saat kami sampai dengan sangat buruk, kami melihat wajah kami [di garasi] dan kami tidak bisa berkata-kata,” ujar Rossi seperti dilansir Motorsport.

Kami berkata, ‘mungkin ini waktunya untuk tinggal di rumah’. Karena kami sudah mengambil keputusan untuk balapan tahun depan, saya sedikit khawatir karena saya tidak menikmatinya, saya tidak merasa senang saat mengendarai motor.

Rossi tak memungkiri kondisi tersebut membuatnya frustrasi. Hal ini lantaran pembalap berusia 41 itu merasa ada masalah dengan motor M1 yang ditungganginya.

Banner Live Streaming MotoGP 2020. The Doctor mengaku momen itu mirip dengan perasaan yang dialami saat masih membela Ducati tahun 2011-2012.

Makna Mendalam Selebrasi Aneh Rossi di MotoGP Andalusia. Saat bersama Ducati, saya tidak yakin berada di level itu untuk terus balapan. Namun, saya sangat beruntung karena Yamaha membawa saya kembali dan membuat saya bisa berkarier 10 tahun lagi,” kata Rossi.

Keberhasilan Rossi naik podium di MotoGP Andalusia 2020 menjadi pertanda bagus untuk menghadapi sisa balapan musim ini. Aksi Rossi bakal kembali dinanti saat berlangsungnya seri ketiga di MotoGP Republik Ceko, 9 Agustus mendatang.

Melandri Marquez Bakal Kesulitan di MotoGP Ceko – Mantan pembalap MotoGP  meyakini Marc Marquez bakal mengalami kesulitan saat balapan di MotoGP Ceko, 9 Agustus mendatang. melakukan penilaian itu bukan karena Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) atau Maverick Vinales tampil bagus di dua seri awal.

Melandri Marquez Bakal Kesulitan di MotoGP Ceko

Melandri Marquez Bakal Kesulitan di MotoGP Ceko

Namun, lebih pada kondisi The Baby Alien yang dianggap belum optimal setelah mengalami patah lengan kanan usai kecelakaan di MotoGP Spanyol 2020.

Kecelakaan itu membuat Marquez harus menjalani operasi di Rumah Sakit Universitari Dexeus, Barcelona, Spanyol, 21 Juli lalu. Operasi berjalan sukses dan Marquez diperkirakan bisa kembali balapan di MotoGP Republik Ceko.

Marquez sempat ikut latihan bebas ketiga (FP3) dan FP4. Pada akhirnya, Marquez memastikan tidak akan tampil pada balapan MotoGP Andalusia 2020 karena kondisinya belum sempurna.

Saya takut dia tidak dalam kondisi 100 persen di Brno. Dia mengalami patah tulang lengan kanan dan seluruh beban akan ada saat melakukan pengereman ke kanan. Dia hanya punya waktu pemulihan dua minggu dan ini akan sulit untuk dia,” kata Melandri seperti dilansir GPOne.

Melandri juga memberikan pujian kepada Quartararo yang menguasai dua seri awal. Melandri melihat pembalap asal Prancis itu akan tetap tampil kompetitif di sirkuit yang tidak ramah pada motor Yamaha sekalipun.

Dari Miskin di Argentina ke Final Piala FAFabio luar biasa. Saya yakin kita akan melihat dia tetap tampil kompetitif bahkan di trek yang membuat Yamaha menderita di masa lalu. Dia sangat impresif saat menikung,” ia menuturkan.

Quartararo saat ini berada di puncak klasemen pembalap dengan 50 poin. Ia unggul 10 poin atas Vinales, sementara Marquez belum mengoleksi satu poin pun.

Bintang Basket Kevin Durant Minta Ganja Dilegalkan di NBA – intang liga bola basket Amerika Serikat. Kevin Durant, kembali melontarkan pernyataan dukungannya untuk legalisasi ganja di NBA. Meski mulai legal untuk dikonsumsi masyarakat umum di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Ganja masih menjadi satu dari 200 zat yang dilarang dikonsumsi para bintang NBA.

Bintang Basket Kevin Durant Minta Ganja Dilegalkan di NBA

Bintang Basket Kevin Durant Minta Ganja Dilegalkan di NBA

Bagi Durant, legalisasi ganja seharusnya bukan sesuatu yang perlu lagi diperdebatkan. Pasalnya, ia menilai ganja bukanlah zat yang berbahaya. “Jika Anda menyukainya, Anda menyukainya. Jika tidak, Anda bahkan tidak akan menyentuhnya. Seharusnya tidak menjadi perdebatan pada hari ini,” kata bintang Brooklyn Nets itu, dikutip dari New York Post. Ini bukan pertama kali Durant menyatakan dukungannya pada legalisasi ganja.

Terutama sejak ia bekerja sama dengan perusahaan modal ventura yang berspesialisasi dalam ganja dan bermitra dengan Snoop Dogg untuk mendukung startup ganja bernama Dutchie. Menurut Durant, ganja dicap buruk hanya karena stigma di tengah masyarakat. Ia membandingkannya dengan objek yang dianggap serupa tetapi lebih diterima di masyarakat, seperti kafein dan minuman keras. “Semua orang di tim saya minum kopi setiap hari, minum kafein setiap hari.

Berbeda dengan NBA ada dua kompetisi olahraga di Amerika Serikat yang sudah melegalkan ganja

Berbeda dengan NBA, ada dua kompetisi olahraga di Amerika Serikat yang sudah melegalkan ganja

Ada juga orang-orang yang pergi minum wine setelah pertandingan atau minum-minum di sana-sini. Ganja harus diperlakukan sama,” kata atlet 31 tahun itu. “Mudah-mudahan kita bisa melewati itu dan stigma di sekitarnya dan tahu bahwa ganja tidak akan menimbulkan apa-apa selain membuat orang bersenang-senang, membuat orang berkumpul bersama. Tanaman itu menyatukan kita semua,” ucap mantan pemain Golden State Warriors itu.

Yakni Major League Baseball (MLB) dan National Hockey League (NHL). MLB menghapus ganja dari daftar zat terlarang pada bulan Desember lalu, sedangkan NHL tidak menghukum pemain yang dinyatakan positif mengkonsumsi ganja. Belum lama ini, pemain Miami Heat, Dion Waiters diskors 10 pertandingan setelah mengkonsumsi gummy gulma dan kemudian mengalami serangan panik (panic attack) di dalam pesawat tim.

Sulit di Indonesia Pemain NBA lain yang telah diskors untuk penggunaan ganja adalah Thabo Sefolosha, Nerlens Noel, Larry Sanders dan J.R. Smith. “Kami akan mulai berusaha untuk membantu orang yang memakai ganja keluar dari penjara. Itu langkah selanjutnya,” kata Durant. “Teruslah melangkah karena itu adalah tanaman yang bisa ada di sini karena suatu alasan, dan itu untuk menyatukan kita. Semoga itu terjadi (menghapus ganja dari daftar zat terlarang), terutama di NBA,” ucap Durant.

Olahraga Bulu Tangkis di musim PANDEMI – Bulu tangkis atau badminton adalah suatu. Olahraga yang menggunakan alat yang berbentuk bulat deman memiliki rongga rongga di bagian pemukulnya. Dan memiliki gagang. Alat ini dikenal dengan nama raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau. Dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Olahraga Bulu Tangkis di musim pandemi

Olahraga Bulu Tangkis di musim pandemi

Bulu tangkis atau badminton termasuk olahraga yang memiliki banyak peminat. Di Indonesia, olahraga ini sangat populer dan para atletnya sering mencetak prestasi membanggakan di pertandingan internasional.

Namun pada tahun ini segala kejuaran atau perlombaan bulu tangkis seakan mati disebabkan oleh mewabahnya virus corona (Covid-19). Dengan pintu turnamen yang tertutup, para pebulu tangkis dituntut menemukan cara untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar walau beraktivitas di rumah.

Pada musim wabah saat ini olahraga merupakan hal yang terpenting untuk menghindari dan memperkuat daya tahan tubuh dari serangan virus. Salah satunya yaitu olahraga bulu tangkis. Bermain bisa dilakukan di dalam dan luar ruangan. Namun, di tengah pandemi Covid-19 ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika Anda ingin berolahraga di luar ruangan.

Bemain di rumah tak harus benar-benar di dalam, bisa di halaman rumah asal tetap di dalam pagar, bukan keluar kompleks Jika tubuh berada dalam kondisi sehat, Anda bisa bermain di luar ruangan. Sebaliknya, jika merasa kurang sehat, Anda disarankan untuk bermain di dalam ruangan

Bermain menggunakan dinding, Maksudnya tanpa harus melakukan kontak langsung dengan orang lain, oleh karena itu bisa menjadikan dinding sebagai perantara (lawan).

Gejala Estafet Kejayaan MotoGP Setelah Italia dan Spanyol – Race pertama dan kedua. MottoGP tahun ini memberi warna baru setelah Fabio. Quartararo mencatatkan namanya sebagai pemenang MottoGP berturut-turut di MottoGP Spanyol dan MottoGP Andalusia. Memang, selama beberapa terakhir, Mark Marquez mendominasi kelas utama dari seri balapan Grand Prix Sepeda. Motor ini tetapi kehadiran Fabio Quartararo bersama tim pabrikan Petronas Yamaha patut diperhitungkan.

Gejala Estafet Kejayaan MotoGP Setelah Italia dan Spanyol

Nama Fabio Quartararo mencuat di publik setelah ia berhasil memenangi Grand Prix pertamanya di kelas Moto2 di MotoGP Catalunya pada tahun 2018. Meski tidak sebagus pembalap yang lain, rupanya talenta tersembunyi penggemar Valentine Rossi ini diketahui oleh manajemen Petronas Yamaha SRT. Kemudian tim debutan di MotoGP 2019 ini merekrutnya sebagai salah satu rider mereka.

Di awal musim, pembalap kelahiran 1999 ini tampil biasa saja bahkan tidak diperhitungkan sama sekali. Namun, talenta tersembunyi itu saatnya dipertontonkan kepada dunia. Ia menjadi pembalap paling muda yang meraih pole position, memecahkan rekor Marc Marquez, di Grand Prix Catalunya. Di tempat ini juga, ia berhasil meraih podium pertamanya di kelas MotoGP.

Sepanjang musim, ia berhasil mencatat 6 pole position dan 7 kali podium. Meskipun ia tidak pernah memenangi Grand Prix di MotoGP 2019, Fabio Quartararo diperhitungkan oleh banyak pengamat sebagai salah kandidat juara dunia yang akan mengganggu dominasi Mark Marquez. Jika kita menengok sejarah MottoGP di era 2000-an, Grand Prix Sepeda Motor ini menjadi milik Italia sejak tahun 2001. Waktu itu masih 500 cc hingga berubah format sampai dengan tahun 2009. Memang Nicky Hayden dan Casey Stoner sempat menganggu kejayaan negara beribukota Roma itu tetapi harus diakui bahwa dekade itu milik Italia.

Di balik pesta kejayaan Italia itu ada pasukan Spanyol seperti Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo yang diperhitungkan

Dengan juaranya Jorge Lorenzo pada tahun 2010 benar-benar mengakhiri keperkasaan Italia di bawah komando Valentine Rossi kemudian memantik semangat Spanyol dalam dunia MottoGP. Sejak saat itu, MottoGP benar-benar menjadi milik Negeri Matador. Memang tahun 2011 Casey Stoner keluar sebagai pemenang tetapi catatan Spanyol hingga tahun 2019 membuat publik seakan melupakan sejarah yang pernah dicetak oleh pembalap asal Australia itu.

Sama dengan era Italia, di balik dominasi negara beribukota Madrid ini, ada nama Johan Zarco yang berada dalam barisan Mark Marquez, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Johan Zarco merupakan indikasi akhir dari kejayaan Spanyol akan terjadi sebentar lagi apalagi munculnya nama Fabio Quartararo yang menampilkan performa luar biasa di awal musim ini.

Kecelakaan Mark Marquez dan menghilangnya Jorge Lorenzo patut dipikirkan. Jika juara MottoGP musim ini menjadi milik Fabio Quartararo maka rasanya sejarah itu terulang kembali. Mungkinkah akan sama dengan kejayaan Italia yang berakhir pada tahun 2009? Dan Spanyol pada tahun 2019. Jika memang sejarah berpengaruh maka satu dekade ke depan akan benar-benar menjadi milik Perancis. Menara Eiffel akan berkilau. Bukan hanya ibukota Paris tetapi seluruh dunia akan merasakan kelap-kelip lampu di tower yang pernah menjadi menara tertinggi dunia.

MotoGP Fabio Quartararo Anti Marquez yang Wajib Dicemaskan Honda – Dua kali race, dua kemenangan. Hari ini Fabio Quartararo untuk ke dua kalinya memenangkan race di sirkuit Jerez, Spanyol. Dua kali pula pebalap satelit menjadi kampiun dan menyisihkan para pebalap pabrikan. Melalui kemenangannya di seri 1 pekan lalu, El Diablo mencatatkan diri ke dalam daftar 10 pebalap termuda yang menjadi kampiun di kelas utama grandprix motor. Saat ini Marc Marquez masih menjadi pemimpin dalam rekor ini. Pada 2013, the Baby Alien masih berumur 20 hari 63 hari saat menang di GP Amerika Serikat.

MotoGP Fabio Quartararo Anti Marquez yang Wajib Dicemaskan Honda

MotoGP Fabio Quartararo Anti Marquez yang Wajib Dicemaskan Honda

Dari daftar 10 pebalap termuda itu, hanya 3 pebalap yang masih aktif membalap. Dan Quartararo berada di depan Rossi yang menduduki posisi ke-9. Saat menguasai podium 1 di GP Inggris pada 2000, the Doctor menginjak usia 21 tahun 144 hari. Debut Quartararo di 2019 cukup memberikan gambaran bahwa ia memiliki masa depan cerah di MotoGP. Dan pintu telah terbuka lebar baginya saat tim pabrikan Yamaha menggelarkan karpet merah baginya. Berada tim satelit bukan berarti menahan performanya untuk menjadi aral bagi Marc Marquez dalam mempertahankan gelarnya.

Terbukti, hingga seri ke-2 musim 2020 ia memimpin kejuaraan dengan keunggulan 10 poin dari calon rekan setimnya, Maverick Vinales dan 24 poin dari runner up tahun lalu, Andrea Dovizioso. Mendapatkan motor dengan spesifikasi pabrikan, Quartararo nampak lebih perkasa dari Rossi dan Vinales. Melintasi garis finish dengan selisih 4 koma sekian detik di depan Vinales yang menjadi runner up selama 2 seri cukup memperlihatkan hal itu. Fenomena itu seperti melihat Rossi pada musim 2001. Meski kala itu ia tak membela tim pabrikan Honda Repsol Honda Team namun justru dirinyalah yang menjadi penyelamat supremasi Honda di kelas utama.

Selama dua tahun 2000 dan 2001 Repsol Honda justru babak belur diasapi Suzuki dan Yamaha

Performa Rossi itu dimungkinkan oleh sokongan Honda terhadap tim Nastro Azurro melalui motor yang sama dengan motor pabrikan. Sebab merekrut Rossi pada 2000 sudah tak mungkin lagi, karena slot Repsol Honda Team sudah diisi oleh Alex Criville, Tadayuki Okada dan Sete Gibernau. Cidera yang dialami Marquez akhirnya mengurungkan keikutsertaannya di GP Andalucia. Pasca cidera Marquez pekan lalu, bos Repsol Honda Alberto Puig melontarkan pernyataan kepada para pesaing Marquez yang mungkin akan menjadi juara dunia pada musim ini.

Dia menyatakan bahwa siapa pun yang mampu menggondol mahkota juara dunia dari pebalapnya itu, tak akan merasa puas sebab si pebalap mampu meraih juara karena absennya Marquez di beberapa seri. Pernyataan Puig terdengar mirip dengan perkataan manajer Wayne Rainey, Kenny Robert, Sr kepada Kevin Schwantz. Di musim 1993, Rainey dan Schwantz bersaing ketat memperebutkan mahkota juara dunia. Malangnya, di penghujung musim Rainey mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya absen hingga akhir kejuaraan. Tapi begitulah balapan. Menang, kalah, jatuh, salah pilih ban hingga salah pencet tombol sudah menjadi bagian dalam pertandingan.

Tapi inilah kenyataannya, Rossi tak bisa selamanya menjadi juara seberapapun banyak penggemarnya. Jatuh dan cideranya ia, tentu sudah menjadi bagian dari performanya di atas aspal. Sehingga pernyataan Puig lebih terdengar seperti ketidakrelaannya menerima kenyataan bahwa Marquez pun bisa jatuh dan cidera. Namun bagaimanapun juga, Marquez tetaplah sosok yang harus diwaspadai. Terutama bagi Quartararo yang bisa dibilang disusupkan Yamaha Factory untuk menjadi ujung tombak perlawanan terhadap Honda, meski baru 2 seri bergulir.

Kita bisa berkata Andaikata Rossi masih muda maka dia akan mampu menandingi Marquez

Sempat diperebutkan kursinya, Repsol Honda akhirnya memilih Alex Marquez sebagai tandem Marc Marquez. Namun belum juga balapan musim 2020 berjalan, Honda sudah menggeser posisinya ke tim satelit pada tahun depan. Adalah LCR Honda yang kini dihuni oleh Cal Cruthlow dan Takaaki Nakagami akan menjadi tempat berlabuh juara dunia Moto2 2019 itu. Dan rencananya, Marquez akan ditemani oleh Pol Espargaro yang kini membela KTM. Espargaro adalah pesaing Marquez di GP 125 cc di musim 2010. Saat itu Marquez menjadi juara dunia dan Espargaro menghuni posisi ke-3. Lalu pada Moto2 musim 2012, kembali mereka bersaing. Di akhir musim, Marquez unggul dan Espargaro menjadi runner up.

Peta kekuatan tim MotoGP tahun ini nampaknya membuat Honda berpikir lebih keras untuk mempertahankan gelarnya di tahun-tahun mendatang. Pabrikan berlogo sayap harus menyiapkan kekuatan yang merata di squad-nya. Bisa jadi di benak para petinggi Honda, Alex Marquez belum akan mampu menyajikan performa yang ciamik pada 2021, apalagi tahun ini. Melihat pada kondisi musim lalu, hanya ada 2 pebalap Honda yang mampu masuk 10 besar klasemen akhir. Marquez dan Cal Cruthlow. Mengandalkan Crutchlow yang sudah berumur lumayan, tentu susah. Membajak pebalap muda potensial dari pabrikan lain, justru lebih susah.

Mantan Manajer Repsol Honda Team, Livio Suppo menilai langkah Honda untuk mendatangkan Lorenzo pada 2019 sebagai sebuah kesalahan. Dia justru menilai bahwa Joan Mir justru lebih tepat untuk dijadikan tandem Marquez. Apa daya, Mir kadung diikat kontrak oleh Suzuki hingga 2022 pada Mei lalu. Sementara Zarco yang sempat mengincar kursi Lorenzo pun sudah telanjur disamber Ducati. Nakagami mungkin dinilai belum banyak berpengalaman. Jadi, memiliki Marc Marquez selama 4,5 tahun ke depan (hingga musim 2024) ternyata tak membuat Honda merasa aman. Justru hal itu membuat Honda terlihat lemah tanpa Marquez atau setidaknya saat Marquez tak berada dalam kondisi 100% fit.

Juventus Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi – Tim fenomenal Atalanta gagal memberi tekanan lebih lama kepada “Si Nyonya Tua” Juventus setelah hanya mampu bermain seri 1-1 dengan tim fenomenal lain, AC Milan. Akan berbeda halnya kalau Atalanta dalam pertandingan dini hari tadi bisa mengalahkan AC Milan. Seandainya Atalanta mampu mengalahkan AC Milan, maka margin poin dengan Juventus menjadi hanya 3 poin saja. Juventus 80 poin dan Atalanta 77 poin. Margin poin yang sangat kecil, tentu akan membuat Juventus sedikit “grogi”.

Juventus Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi

Juventus Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi

Hasil pertandingan seri antara Atalanta dengan AC Milan mungkin cukup adil, mengingat keduanya merupakan tim yang paling fenomenal pasca kompetisi restart. Keduanya masing-masing mengumpulkan poin tertinggi, 23 poin. Juventus saja sang pemuncak klasemen sementara, hanya mampu mendulang 17 poin pasca kompetisi restart. Posisi Atalanta yang berada di urutan ke-2 klasemen sementara Serie A dengan 75 poin dan sisa pertandingan sebanyak dua kali lagi, cukup berat untuk bisa menyalip.

Si Nyonya Tua Juventus yang telah mendulang 80 poin dan memiliki sisa satu pertandingan lebih banyak dari Atalanta. Belum lagi Internazionale Milan yang berada di urutan ke-3 siap mengkudeta posisi Atalanta, mengingat Internazionale Milan masih memiliki “tabungan” satu pertandingan. Bagaimana dengan Internazionale Milan, apakah masih bisa mengkudeta Juventus di puncak klasemen dan merebut scudetto Secara matematis.

Akan tetapi itu juga tergantung performa Juventus. Kalau performa Juventus memburuk dalam tiga pertandingan sisa, misalnya kalah dalam semua laga. Kemudian di sisi lain Internazionale Milan selalu menang dalam sisa pertandingannya, maka sah Internazionale Milan bisa merebut scudetto. Masalahnya, beban “Si Nyonya Tua” Juventus saat ini relatif ringan. Si Nyonya Tua Juventus hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bisa mempertahankan scudetto.

Internazionale Milan masih bisa mengkudeta Juventus di puncak klasemen sekaligus merebut scudetto

Tiga tim yang akan dihadapi oleh Si Nyonya TuaJuventus dalam pertandingan sisa, masing-masing Sampdoria Cagliari dan terakhir AS Roma. Bagi Juventus, menghadapi Sampdoria dan Cagliari mungkin tidak akan sulit sebab kedua tim bukanlah tim papan atas. Hanya AS Roma lawan yang cukup berat bagi Juventus. Tiga poin sudah cukup bagi Juventus untuk kembali menjadi juara Serie A. Tiga poin itu bisa didapatkan dari Sampdoria atau Cagliari. Bahkan mungkin juga didapat dari AS Roma.

Mendapatkan tiga poin dari Sampdoria, mungkin bukan misi yang sulit bagi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Apalagi jika mengacu pada pertandingan pertama Serie A Sampdoria-Juventus, walau pun sebagai tim tamu Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala mampu mengamankan tiga poin dari Sampdoria dengan kemenangan 2-1. Mungkin hanya keajaiban yang bisa menggagalkan “Si Nyonya Tua” Juventus mempertahankan scudetto.

Kekalahan kemarin dari Udinese 1-2 bisa jadi merupakan sebuah peringatan agar “Si Nyonya Tua” lebih berhati-hati dalam pertandingan sisa. Sebab kalau “Si Nyonya Tua” lalai atau ceroboh, kekalahan selanjutnya bisa didapatkan dari Sampdoria, Cagliari, atau AS Roma. Seandainya Juventus kembali menjadi jawara Serie A musim ini, maka sebutan raja Serie A bagi Juventus semakin relevan. Saat ini Juventus adalah tim Serie A terbanyak mengoleksi gelar Serie A, yakni 35 kali. Sedangkan posisi kedua diduduki oleh duo Milan, yakni AC Milan dan Internazionale Milan dengan masing-masing mengoleksi gelar juara Serie A sebanyak 17 kali.

Juventus bisa mempercepat pesta scudetto kala menjamu Sampdoria

Apalagi jika dua gelar Serie A milik Juventus tidak dianulir pada musim 2004-2005 dan 2005-2006 karena kasus Calciopoli, Juventus akan semakin kokoh lagi sebagai penguasa Serie A. Bagi tim lain yang ingin menyamai pencapaian Juventus, mungkin butuh waktu yang tidak sebentar. Selain duo Milan, praktis tak ada tim lain lagi yang bisa “mengganggu” dominasi Juventus di Serie A. Memang ada dalam beberapa musim sempat muncul nama-nama seperti Napoli, Sampdoria, Fiorentina, AS Roma, atau Lazio. Tapi hanya sesaat saja. Setelah itu tenggelam kembali.

Tak bisa dipungkiri karena dominasinya itu di Serie A, Juventus seringkali menjadi tim yang menyumbang banyak pemain untuk tim nasional Italia. Tak jarang dalam periode tertentu, susunan pemain tim nasional Italia didominasi oleh mayoritas pemain Juventus. Banyak penyerang tajam tim nasional Italia terlahir dari Juventus. Sebut saja misalnya nama Paolo Rossi, Salvatore Sillachi, Gianluca Vialli, Fabrizio Ravanelli, atau Alessandro del Piero. Begitupula banyak pemain tim nasional Italia asal Juventus yang berposisi selain penyerang yang menjadi legenda.

Sebut saja nama Dino Zoff, Antonio Cabrini, Claudio Gentile, Aldo Serena, Antonio Conte, Roberto Baggio, atau Dino Baggio. Selain mereka tentu masih banyak lagi pemain Juventus yang bisa disebut sebagai legenda. Juventus memang penguasa Serie A. Selain itu Juventus juga “pabrik’ pemain bagi tim nasional Italia. Juventus adalah legenda Italia itu sendiri.

Membedah Kemungkinan Sebastian Vettel di 2021 Mungkinkah ke Mercedes – Kompetisi Formula 1 tahun 2020 belum juga dimulai karena tertunda oleh pandemi Coronavirus, namun berita-berita tentang perpindahan tim oleh para pembalap sudah banyak terjadi. Ini semua diawali dari kabar mengejutkan bahwa Sebastian Vettel tidak akan melanjutkan karirnya bersama tim Ferrari di tahun 2021. Tidak ada satu pun yang membayangkan berita ini akan terjadi, pasalnya jalannya musim pun belum dimulai namun Ferrari dan Vettel sudah memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama setelah musim 2020 ini.

Membedah Kemungkinan Sebastian Vettel di 2021 Mungkinkah ke Mercedes

Membedah Kemungkinan Sebastian Vettel di 2021 Mungkinkah ke Mercedes

Tidak butuh waktu lama untuk tim Ferrari merekrut pengganti Vettel di musim 2021 nanti. Ferrari memutuskan untuk mendatangkan Carlos Sainz Jr dari tim Mclaren untuk disandingkan bersama Charles Leclrec. Lalu selang beberapa jam kemudian tim Mclaren pun langsung mengumumkan Daniel Ricciardo sebagai pengganti Sainz nanti. Hanya dalam beberapa jam saja 2 tim sudah mempunyai calon pembalapnya untuk musim 2021.

Opsi pertama yang mengemuka adalah bagaimana jika Vettel balik ke tim yang telah membesarkan dan memberikan 4 gelar juara dunia dari tahun 2010 – 2013 itu. Mengapa ini jadi salah satu opsi? Karena dari Vettel maupun pihak Tim Red Bull masih menjalin hubungan yang baik. Helmut Marko (Advidsor tim Red Bull Racing) dan Christian Horner (Tim Principal tim Red Bull Racing) sendiri pun masih menganggap Vettel adalah bagian dari keluarga Red Bull secara general. Jadi mengapa tidak Vettel kembali tim yang membesarkannya dahulu.

Opsi pertama yang mengemuka adalah bagaimana jika Vettel balik ke tim yang telah membesarkan dan memberikan 4 gelar juara dunia dari tahun 2010 – 2013 itu. Mengapa ini jadi salah satu opsi? Karena dari Vettel maupun pihak Tim Red Bull masih menjalin hubungan yang baik. Helmut Marko (Advidsor tim Red Bull Racing) dan Christian Horner (Tim Principal tim Red Bull Racing) sendiri pun masih menganggap Vettel adalah bagian dari keluarga Red Bull secara general.

Jawabannya tidak bisa Alasannya hanya satu yaitu Max Verstappen

Tim Red Bull saat ini adalah tim yang di bentuk untuk Max Verstappen sebagai ujung tombaknya. Karena Max dan Red Bull Racing menjalin hubungan jangka panjang, diketahui juga karena umur Max yang masih 22 tahun ini dinilai cocok untuk memimpin tim Red Bull untuk jangka panjang. Christian Horner sendiri saat ditanya tentang kemungkinan Vettel kembali ke Red Bull dalam wawancaranya bersama Skysports beberapa waktu lalu mengatakan.

Kami memiliki perjanjian jangka panjang dengan Max. Alex (Alexander Albon) melakukan pekerjaan dengan baik. Kami memiliki dinamika yang baik dalam tim. Pengalaman menunjukkan bahwa dua pembalap nomor satu, itu cenderung tidak berjalan dengan baik. Sebastian masih merupakan pembalap grand prix yang sangat kompetitif. Saya tidak berpikir itu akan kondusif bagi tim kami untuk memiliki dua alfa. Kami senang dengan jajaran pembalap yang kami miliki. Saya yakin dia tidak kekurangan opsi untuk bergerak maju, tetapi dia memilih bahwa itu tidak berhasil baginya di Ferrari.

Opsi selanjutnya yang bisa dilakukan Vettel adalah dengan mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Ricciardo di tim Renault. Tentu ini adalah opsi yang paling rasional karena tim Renault sendiri juga sedang membutuhkan pembalap. Apalagi Tim Renault belum punya pembalap nomor satu dan memiliki Vettel di tim Renault tentu akan berimbas positif pada marketing maupun posisi tim dalam kejuaraan. Namun opsi ini juga punya keterbatasan untuk Vettel dan Tim Renault sendiri.

Untuk Vettel sendiri jika memang bergabung ke tim Renault

Pertama mau tidak mau gajinya Vettel harus di potong. Vettel saat ini adalah pembalap kedua setelah Lewis Hamilton yang mempunyai gaji paling tinggi di F1. Menurut majalah Forbes, Vettel di Ferrari memiliki gaji sebesar 36.3 Milliar Dollar atau jika di rupiahkan sebesar 515 Milliar Rupiah. Tentu itu semua karena keberhasilannya menjadi juara dunia 4 kali. Namun Renault yang saat ini adalah bukan sebagai tim besar di F1 tentu tidak punya cukup dana untuk membayar gaji Vettel seperti saat Vettel bersama Ferrari.

Apalagi ditengah pandemi Coranavirus ini yang sangat berimbas pada ekonomi seluruh perusahaan di dunia. Lalu yang kedua adalah tidak terlalu kompetitifnya mobil Renault. Walaupun Renault telah melakukan progress bagus sehingga bisa bertarung menjadi yang terbaik di papan tengah atau berebut posisi ke 4 di klasemen tim, tapi itu semua dinilai belum cukup untuk kiranya bisa mendatangkan Vettel yang notabene 4 kali juara dunia itu. Cyril Abiteboul yang adalah tim Principal dari tim Renault juga mengatakan bahwa. Renault membutuhkan beberapa musim untuk bisa menyamai Ferrari atau Mercedes di dalam performa mobil mereka.

Lalu pertanyaannya di umur Vettel yang ke 32 tahun ini, apakah dia mempunyai kesabaran untuk menunggu kembali seperti yang dilakukannya di Ferrari. Saat ini Tim Racing Point yang dahulu bernama Force India telah dibeli dan dimiliki oleh pengusaha besar asal Kanada yaitu Lawrence Stroll dan pada tahun 2021 akan berubah menjadi Tim Aston Martin F1 Team. Lawrence Stroll sendiri adalah ayah dari pembalap Racing Point Lance Stroll.

Ketika dia membelinya pada pertengahan tahun 2019 lalu. Itulah mengapa dia mengganti namanya menjadi Aston Martin F1 Team. Lawrence Stroll ingin mengubah tim ini sejajar dengan Mercedes dalam beberapa musim kedepan. Jika Vettel bergabung dengan tim Racing Point pada tahun 2021 menggantikan posisi Sergio Perez, Vettel akan jadi aset penting di dalam tim Racing Point.

Lawrence Stroll sendiri mempunyai visi dan misi yang jelas untuk tim Racing Point

Tapi itu bukan satu-satunya alasan kenapa Vettel bisa menjadi aset penting di tim Racing Point. Pengalamannya sebagai juara dunia dan pernah membela 2 tim besar di F1 adalah alasan lainnya. Ini akan sangat membantu Racing Point dan Lawrence Stroll kedepannya dalam segi bagaimana membangun sebuah tim menjadi besar dengan Vettel yang menjadi porosnya. Pengalaman-pengalaman Vettel dinilai sangat berharga untuk Racing Point saat ini. Jika sebelumnya gaji menjadi hambatan di tim Renault untuk merekrut Vettel.

Namun tidak untuk Racing Point dengan dana yang dipunyai oleh Lawrence Stroll. Dan Vettel sendiri dinilai bisa saja sewaktu-waktu menjadi Tim Principal di tim Aston Martin jika memang Vettel berniat untuk tidak meneruskan karirnya sebagai pembalap. Apa bedanya dong dengan Renault? Bukannya malah karena tim pabrikan Renault bisa lebih baik dalam mengembangkan mobil? Ini semua berkaitan dengan tekanan dan harmonisasinya sebuah tim. Vettel dinilai lebih cocok di Racing Point yang mengutamakan kenyamanan dan stabilitas tim yang baik ketimbang di Renault yang tidak stabil dan banyak tekanan dalam tim.

Pernyataan ini di pertegas oleh Cyril Abiteboul beberepa waktu lalu, Saya agak kecewa karena saya tidak berpikir Anda dapat membangun apa pun tanpa stabilitas. Itu berlaku untuk pengemudi, tetapi terus terang itu juga berlaku untuk seluruh organisasi. Kami memiliki banyak perubahan tahun lalu. Direktur teknis baru, kepala aero baru, direktur teknik baru. Semua itu telah terjadi dalam 12 bulan terakhir dengan banyak perubahan. Saya ingin melihat hasil itu, karena kita tahu bahwa ada sedikit latensi.

Jual Philippe Coutinho ke Barcelona pada Januari 2018 lalu masih dipandang seperti salah satunya ketetapan paling baik Liverpool sampai sekarang ini. Saat ini The Reds telah mendapatkan dua piala berprestise tanpa ada pemain tengah Brasil itu. Awalannya Liverpool berupaya keras menjaga Coutinho, Jurgen Klopp memperjelas tidak ada kemauan melepas si playmaker.

Tetapi, selanjutnya Liverpool sangat terpaksa melepas sebab desakan Coutinho serta penawaran Barca yang begitu bagus untuk tidak diterima. Sesudahnya, uang pemasaran Coutinho berikut yang menolong Liverpool meningkatkan team dengan terjun di bursa transfer.

Mereka beli Virgil van Dijk di saat yang sama, lalu datangkan Alisson Becker beberapa waktu sesudahnya. Saat ini, dua pemain ini menggenggam fungsi utama pada kesuksesan Liverpool memenangkan Premier League.

Persistensi serta rekrutmen

Pemasaran Coutinho untuk datangkan dua pemain teratas ini tetap menjadi bahan pembicaraan sampai saat ini. Analis Premier League, Graeme Souness, yakini Liverpool dapat memenangkan Liga Champions serta Premier League sebab satu ketetapan penting ini.

“Rahasia persistensi berada di tangan pelatih. Saya tidak sempat capek menjelaskan ini, Anda tidak dapat sukses bila tidak punyai beberapa pemain senior yang bagus. Saya anggap beberapa pemain senior itu yang terus menggerakkan persistensi,” membuka Souness pada Sky Sports.

” tentang rekrutmen, yang tetap menjadi salah satunya komponen penting yang perlu dilaksanakan secara benar dalam club.”

“Bila Anda mengambil secara baik, Anda dapat datangkan pimpinan, Anda dapat memperoleh pemain berpotensi, Anda datangkan pemain yang pas,” paparnya.

Kejelian Liverpool

Liverpool tidak cuma cerdas jual Coutinho pada harga tinggi, mereka juga tahu bagaimana memakai uang itu untuk datangkan pemain yang pas. Transfer Van Dijk serta Alisson wajar dapat acungan jempol, kedua-duanya pas.

“Saat Anda menanyakan siapakah pembelian paling baik mereka, saya anggap Anda dapat melihat kembali lagi saat Liverpool menjelma dari team bagus jadi team hebat,” sambung Souness.

“Mereka jual Coutinho untuk 160 juta pounds atau sejenisnya. Lalu mereka datangkan Alisson serta Van Dijk, serta masih punyai tersisa kembalian.”

“Itu ialah usaha paling baik yang sempat dilaksanakan club ini,” pungkasnya.

Hamilton Terkena Penalti Bottas Juarai GP Austria 2020 – Penggemar F1 yang selama ini masygul bin gegana (gelisah galau merana) menunggu kepastian kapan dimulainya balapan, akhirnya bersukacita setelah balapan resmi dimulai pada Ahad 5 Juli 2020 kemarin. Ketika summer break tiba, beberapa seri balapan di Asia-Pasifik dan juga Eropa, seperti balapan bergengsi GP Monaco misalnya, biasanya sudah dijalani. Akan tetapi pandemi Covid-19 kemudian mengubah segalanya termasuk juga kalender balapan. Pucuk dicinta kelambu tiba. Akhirnya GP Austria 2020 bisa berlangsung di sirkuit Red Bull Ring, dan resmi menjadi seri pembuka musim balapan F1 2020.

Hamilton Terkena Penalti Bottas Juarai GP Austria 2020

Hamilton Terkena Penalti Bottas Juarai GP Austria 2020

Balapan seri kedua juga akan dilaksanakan di sirkuit Red Bull Ring, Austria ini pada 10-12 Juli 2020. Akan tetapi namanya berubah menjadi GP Styrian atau Austria F1 Pirelli Grosser Preis Der Steiermark 2020. Seperti prediksi semula, duo Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton langsung merajai sejak sesi kualifikasi hingga balapan. Memulai balapan dari posisi pole (menjadi pole ke-12 sepanjang karirnya) Bottas tampil tanpa cela untuk mengasapi semua pebalap lain termasuk rekan setimnya.

Menorehkan waktu 1 jam 30 menit dan 55,739 detik, Bottas kemudian berhasil meraih podium pertama, pada seri pertama balapan GP F1 2020. Ini menjadi kemenangan ke-8 bagi pebalap Finlandia itu. Sebenarnya Lewis Hamilton finish pada posisi ke-2. Namun untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Race director kemudian menuduh Hamilton sengaja “menolakkan” Alex Albon hingga melipir ke gravel, dalam sebuah insiden pada lap 61. Atas perbuatan tercela tersebut, Hamilton diganjar tambahan waktu 5 detik. Tadinya posisi Hamilton hanya turun satu grid saja, oleh Leclerc yang berselisih waktu 2,7 detik di belakang Hamilton.

Akan tetapi rising star pada balapan ini, Lando Norris kemudian “berbuat asusila”dengan melakukan fastest lap pada akhir balapan, untuk memangkas waktunya dengan Hamilton. Akibatnya Hamilton kemudian terdepak ke posisi empat. 0,689 detik saja perbedaan waktu diantara kedua pebalap ini. Atas “perbuatannya” tersebut, Lando Norris kemudian diganjar tambahan angka satu poin. Anak muda berwajah baby-face ini kemudian mendulang 16 angka setelah berhasil “berdiri” di podium tiga. Ini menjadi podium pertama bagi anak muda ini sepanjang karir balapannya di F1. Hasil ini juga menjadi sukacita besar bagi tim McLaren yang sudah terlalu lama tidak naik podium lagi.

Tim Silver Arrow yang membesarkan nama Mika Hakkinen ini memang sudah lama mengalami kemunduran

Bahkan kelasnya pun kini seperti tim gurem saja. Akan tetapi sejak kehadiran pebalap muda seperti Carlos Sainz Jr dan Lando Norris plus pergantian mesin ke Renault, McLaren mulai menunjukkan prestasi hebatnya seperti dulu lagi. Sudah lama tidak begitu, ketika begitu koq tidak lama adalah padanan kalimat yang tepat bagi sosok Max Verstappen, pebalap tim tuan rumah, Red Bull Racing Honda.

Max adalah petahana dan pemegang dua gelar juara di sirkuit ini. konon ketika para insinyiur Red Bull mendesain mobil ini pertama kalinya, karakter sirkuit Red Bull Ring ini menjadi rujukannya. Kelenturan sasis memang menjadi keunggulan Red Bull ketika melahap sirkuit dengan karakter banyak tikungan cepat dan sedikit lintasan lurus seperti Red Bull Ring ini. Akan tetapi kali ini Red Bull Racing Honda harus menelan pil pahit. Max Verstappen hanya kuat berlaga selama 11 lap saja, untuk kemudian letoy karena mobilnya kemudian kehilangan tenaga.

Sementara itu Alex Albon justru harus “melepas podium tiga” setelah terlibat insiden dengan Hamilton di lap ke-61. Insiden ini seperti mengulang kisah di GP F1 Brazil tahun lalu setelah Albon mengalami nasib naas yang sama, dengan mahluk yang sama pula. Insiden ini memang debatable. Jelang T4, (tikungan 4) dari sisi luar tikungan, Albon dengan bantuan DRS sudah berada di depan Hamilton. Tampaknya Albon mengandalkan late brake untuk kemudian berbelok tajam ke sisi dalam.

Akan tetapi Albon berhadapan dengan seorang senior yang sudah kenyang makan asam garam, yang “kecerdikan” dan kecerdasannya itu menyatu, tersembunyi seperti teri tersusun rapi diatas tampi. Hanya ada dua cara dalam melibas tikungan. Pertama, titik rem sebelum masuk tikungan, lalu akselerasi dengan apex (titik tengah tikungan) sebagai rujukan. Kedua, late-brake. Titik rem berada di tikungan, lalu akselerasi dengan cepat dan keras karena R (jari-jari tikungan) kini semakin kecil. Akan tetapi cara ini mengandung risiko besar, apalagi ketika ingin menyalip pebalap tengil.

Bottas sang pemegang pole berada paling depan diikuti oleh Verstappen

Entah bagaimana caranya, kecepatan mobil Hamilton itu bisa tetap stabil ketika berada di racing line-nya sendiri pada sisi dalam tikungan. Ketika keluar dari tikungan (dengan late-brake) tentu saja Albon tidak punya opsi lain, selain harus masuk ke racing line Hamilton. Nah disinilah debateable itu “diperdebatkan. Hamilton bisa berdalih karena ia tetap berada di racing line-nya sendiri. Akan tetapi penggemar Fisika/aerodinamika, dan juga Hamilton sendiri pasti tahu kalau Albon “masih waras,” ia pasti akan ke sisi dalam tikungan itu, agar ia tidak “sitorus” ke luar dari lintasan.

Norris, Albon, Hamilton, Perez, Leclerc, Sainz Jr, Lance Stroll dan Ricciardo melengkapi sepuluh besar pebalap. Selepas start, Bottas langsung melesat, sementara Verstappen dan Norris bersaing ketat berebut posisi dua. Norris kemudian berhasil melewati Verstappen untuk sementara waktu. Lap ke-3. Verstappen dan Albon berhasil merangsek ke depan untuk melewati Norris. Klasemen sementara adalah Bottas, Verstappen, Albon, Norris dan Hamilton.

Lap ke-9. Hamilton dengan mudah berhasil melewati Norris dan Albon. Klasemen menjadi Bottas, Verstappen, Hamilton, Albon dan Norris. Lap ke-11. Mobil Red Bull Verstappen terlihat melambat, ia kehilangan tenaga dan out of the race. Kini Hamilton berada di posisi dua dibelakang Bottas, di depan Albon dan Norris. Lap ke-21. Mobil Haas Grosjean melintir dan sempat ke luar lintasan. Untunglah ia masih bisa masuk lagi. Kalau tidak ia pasti akan di luar terus. Kasihan. Sementara itu mobil “cantik binti seksi” Racing Point yang dikemudikan oleh Lance Stroll kemudian masuk ke garasi untuk menyudahi balapan.

Regulasi pemakaian jumlah mesin dan girboks yang ketat, kemudian memaksa tim-tim untuk berhemat, sehingga tidak ingin memaksakan kinerja mesin melebihi batas kemampuannya. Lap ke-26. Dari sisi dalam, dengan bantuan DRS, Sebastian Ocon berhasil melewati Magnussen. Menjelang tikungan, penulis tadinya berharap Magnussen akan melawan. Ternyata mobil Magnussen malahan “sitorus” ke luar dari lintasan. SC (Safety Car) kemudian masuk ke dalam lintasan.

Masuknya SC kemudian dipergunakan para pebalap masuk pit untuk mengganti ban

Lap ke-27. Nyaris terjadi kecelakaan antara Norris dan Perez ketika keduanya keluar bersamaan dari pit. Penonton terpaksa menahan nafas karena kedua pebalap ini tampaknya tidak mau mengalah di lintasan pit yang sempit itu. “Untunglah” di ujung pit ada penyempitan. Perez terpaksa harus mengalah kalau tak ingin mencium dinding guard-rail lintasan. Hal ini bisa dimaklumi. Di lintasan masih ada mobil SC berkeliaran, dimana regulasinya para pebalap dilarang saling overtake. Nah, di pit itu masih berlaku hukum rimba, siapa cepat dia dapat!

Lap ke-31. Leclerc berusaha menyalip Perez yang melambat di belakang Norris. Tiada disangka tiada diduga, Sainz Jr yang berada di belakangnya, berusaha juga menyalip lewat sisi pertahanannya yang terbuka. Leclerc terpaksa melepas Perez demi mempertahankan posisinya dari sergapan Sainz Jr. Leclerc kemudian berhasil mempertahankan posisinya tersebut. Sama seperti Leclerc yang “nyaris kecolongan ketika ingin nyolong,” Sainz Jr juga mengalami hal yang sama, ketika Vettel yang berada di belakangnya melakukan hal yang sama.

Gagal menyalip Leclerc dari sisi luar, Sainz Jr langsung menikung tajam dengan keras ke sisi dalam tikungan. Malangnya Sainz Jr tidak menyadari kalau Vettel sudah menusuk dari belakang lewat sisi dalam itu juga. Ban depan kiri Vettel kemudian mencium ban belakang kanan Sainz Jr. Tak ayal mobil Vettel kemudian melintir, berbalik arah. Lap ke-33. Perez akhirnya berhasil menyalip Norris. Tampaknya Norris memakai ban Hard compound.

Valteri Bottas Raih Pole Position di F1 GP Austria 2020 -Pandemi Covid-19 ini mengakibatkan kekacauan. Pada semua jadwal olahraga termasuk balapan Formula 1. Mulainya gelaran F1 pada tahun ini, yaitu pada minggu pertama juli 2020. Menjadikan musim tahun ini sebagai musim balapan yang paling telat berlangsung dari semua musim yang pernah diselenggarakan.

Valteri Bottas Raih Pole Position di F1 GP Austria 2020

Valteri Bottas Raih Pole Position di F1 GP Austria 2020

Sesi balapan formula satu ini dimulai seperti biasanya, dari sesi latihan bebas kemudian sesi kualifikasi, dan sesi balapan. Hanya saja dengan menerapkan protokol kesehatan seperti tidak adanya penonton dan pemakaian masker untuk semua kru di lapangan.

Berlangsung di sirkuit Spielberg Austria Valteri Bottas, berhasil menjadi pembalap tercepat dan akan memulai balapan di grid pertama esok.

Pada sesi kualifikasi pertama pembalap redbull, Max Verstappen menjadi yang tercepat disusul dengan Bottas, dan Hamilton sedangkan. Sebastian vettel tidak mencatatkan waktu terbaiknya sehingga ia hanya menempati urutan kedelapan.

Sementara itu Kimi Raikkonen berada di zona eliminasi dari sesi. Kualifikasi pertama sehingga ia harus memulai balapan di urutan sembilan belas.

Pun dengan Magnussen, Russel, dan Latifi yang juga tidak bisa melanjutkan ke sesi kualifikasi kedua karena berada di zona eliminasi.

Sebastian Vettel tidak memperlihatkan catatan waktu yang terbaik

Sementara pada sesi kualifikasi kedua Hamilton memimpin sepanjang sesi ini dan bersaing dengan rekan setimnya, Valteri Bottas yang kemudian berhasil memipin sesi kedua ini. Sementara itu pembalap Red Bull Alex Albon berada di urutan ketiga.

Karena ia mengalami kesulitan saat di tikungan pertama, dan secara mengejutkan ia masuk zona eliminasi diurutan sebelas dan tidak bisa melanjutkan kualifikasi ketiga dan akibatnya ia harus start di posisi sebelas esok hari. Sementara rekan setimnya Charles Leclerc menempati urutan ke sepuluh dan lanjut pada sesi ketiga kualifiaksi

Valteri Bottas mencatatkan rekor waktu tercepat di sirkuit ini, dalam sesi kualifikasi ketiga. Kali ini, Bottas memimpin sepanjang sesi kualifikasi. Meskipun ia sempat tergelincir di lap terakhir, tetapi ia bisa mempertahankan waktu tercepatnya dan menjadi pole position karena Lewis Hamilton gagal mengambil kesempatan ini.

Valteri Bottas tercatat telah meraih tiga kali pole position di sirkuit ini, sementara pembalap Red Bull sebagai tuan rumah tidak pernah mendapatkan pole position tetapi sudah menjuarai dua kali balapan di sirkuit ini.

Berikut urutan sepuluh besar dalam balapan di Sirkuit Spileberg Austria, Minggu (5/7/2020), Valteri Bottas, Lewis Hamilton, Max Verstappen, Lando Norris, Alex Albon, albon, Sebastian Perez,Charles leclerc, Carlo Sainz, Lance Stroll, Daniel Ricciardo.

Marc Marquez Sebuah Filosofi Akan Totalitas dan Kredibilitas Meski Terbentur Aspal yang Keras – MotoGP, akhirnya kembali memulai balapan pertama mereka setelah berbulan-bulan harus tertunda akibat adanya pandemi Corona. Para pembalap akhirnya bisa merasakan kembali adrenalin serta sensasi persaingan yang telah lama hilang. Sirkuit Jerez, Andalusia menjadi saksi yang mengawali kompetisi tahun 2020 ini. Lampu hijau pun menyala, deru mesin kembali menggelegar untuk saling berebut merebut posisi terbaik di tikungan pertama.

Marc Marquez Sebuah Filosofi Akan Totalitas dan Kredibilitas Meski Terbentur Aspal yang Keras

Marc Marquez Sebuah Filosofi Akan Totalitas dan Kredibilitas Meski Terbentur Aspal yang Keras

Vinales, Marquez, dan Quartrararo menjadi tiga pembalap yang memiliki kesempatan terbaik untuk memperoleh tujuan tersebut. Akan tetapi setelah beberapa lap berjalan, petaka datang bagi sang juara bertahan, Marc Marquez yang sedang memimpin balapan. Ia kehilangan grip pada bagian ban depan di tikungan 4. Motor pun kehilangan keseimbangan dan sudah hampir 90 persen akan mencium gravel. Tetapi dengan skill dan keberaniannya, ia menyeimbangkan tubuh untuk tetap berada di atas motor. Walau ban menyentuh gravel. The Baby Alien mampu kembali ke atas trek untuk melanjutkan balapan walau posisinya harus merosot hingga posisi 16.

Bukan Marquez namanya jika tidak memberikan hal yang terbaik. Ia terus berusaha untuk memperbaiki posisinya. Hanya satu yang ada dipikirannya,”bagaimana saya harus bisa berada di barisan depan lagi”. Satu per satu pembalap berhasil diasapinya. Hingga pada balapan tersisa 6 lap lagi, ia kembali bertemu pesaingnya di lap-lap awal yakni Vinales. Tak terasa ia telah menginjakkan kembali posisi podium. Kecepatannya tak terbendung dan tidak ada perlawanan dari pembalap-pembalap yang berhasil dilewatinya. Saya inga tapa yang dikatakan Matteo Guerinoni bahwa musuh terbesar Marquez adalah dirinya sendiri. Dan perkataan tersebut bukan hanyalah kiasan mulut belaka, melainkan fakta yang tidak bisa terbantahkan lagi.

Filosofi dibalik kerja keras The Baby Alien

Semangatya yang terlalu menggebu-gebu membuatnya harus kembali mencium gravel. Kali ini malapetaka justru benar-benar nyata, terlihat Marquez sangat agresif dalam membuka gas. Si karet bundar dari Michelin tak mampu menyalurkan power raksasa RC213V dengan baik sehingga motor megalami highside. Tubuh Marquez terpelanting pada kecepatan 150 km/jam. Badannya yang kekar tidak mampu menahan kerasnya benturan aspal. Lengannya pun patah akibat kontak keras dengan ban yang membenturnya. Konsekuensinya kini, Marquez terancam absen pada dua balapan berikutnya.

Melalui laman Instagram pribadinya, Marquez menyatakan bahwasannya ia akan menjalankan operasi humerus akibat kecelakaan tersebut. Ia pun tetap berjanji bahwasannya akan kembali sesegera mungkin untuk kembali. Trending topic di Twitter sempat diramaikan oleh nama “Marquez”. Netizen Indonesia ramai-ramai mencuitkan pendapatnya menyikapi balapan yang barus saja mereka saksikan. Banyak yang menyayangkan dengan apa yang terjadi pada sang pemilik nomor 93 ini. Kerja kerasnya dalam memperbaiki posisi dari P16 ke P3 adalah hal yang sangat luar biasa.

Jarang ada pembalap yang mampu melakukan hal tersebut. Namun semua kerja keras tersebut harus sirna hanya karena satu kesalahan saja yang membuatnya terjatuh bahkan sampai cedera. Tapi jika kamu pintar, ada banyak sekali hikmah dan pelajaran yang bisa diambil. Marc Marquez menunjukkan kredibilitas serta totalitasnya. Kesalahan di lap-lap awal membuatnya terjerembab pada kondisi yang sangat tidak ideal. Mungkin sebagian orang akan meganggap bahwa sangat mustahil bagi Marquez untuk bisa kembali ke posisi terdepan. Akan tetapi totalitasnya serta kerja kerasnya justru melawan kemustahilan tersebut.

Semua itu ia tunjukkan lewat kredibilitasnya sebagai seorang pembalap besar. Skillnya menjadi bukti bahwasannya ia memang layak menjadi seorang juara. Dan aksi heroic tersebut kembali ia pertotonkan kepada dunia pada seri Jerez 2020. Meskipun pada akhirnya ia terjatuh, namun rasa hormat dari semua orang mengiringi kegagalannya tersebut.

Peluangnya menjadi juara dunia Formula One

Apa yang dilakukan Marquez dapat kamu implementasikan dalam kehidupan. Disaat kamu berada di situasi yang tidak ideal, kamu bisa menunjukkan kerja keras, totalitas, dan kredibilitasmu untuk memperbaiki itu semua. Akan tetapi jika usahamu itu gagal, semua orang akan mengenang semua usaha serta kerja keras yang telah dilakukan. Terkadang, balapan MotoGP bukan hanya soal persaingan dan seni kenekatan saja, akan tetapi kita bisa melihat persepektif lain serta kerja keras dari setiap orang di dalamnya.

Insiden yang dialami oleh Marc Marquez membuat misi mempertahankan gelar juara dunia menjadi sangat-sangat sulit. Dengan ancaman absen pada dua balapan, maka 50 poin potensial bisa hilang tak bersisa. Ditambah lagi, pada balapan kemarin Marquez sama sekali tidak mencetak poin satu pun. Kemudian performa dua pembalap Yamaha Quartrararo dan Vinales juga menjadi faktor utama.

Mereka mampu menunjukkan penampilan yang konsisten. Bukan tidak mungkin, keduanya mampu menjegal langkah Marquez untuk memperoleh gelar kesembilannya. Musim 2020 menyisakan 15 balapan lagi, apabila Marquez harus absen selama dua seri, maka ia hanya memiliki 13 balapan tersisa. Tentu hal tersebut sangat berat bagi The Baby Alien. Akan tetapi jika ia mampu menunjukkan totalitas dan semangatnya secara konsisten, maka bukan tidak mungkin ia akan kembali menjadi raja di musim ini.

Mengenal Tomas Soucek Kekasih Baru West Ham – Lini tengah jadi salah satu kunci kebangkitan West Ham bersama David Moyes. Kendati, sempat kedodoran pada awal kembalinya kompetisi Liga Inggris di era new normal. Namun, seiring waktu berjalan, sektor ini mulai menemukan jati dirinya. Termasuk, dengan keberadaan Tomas Soucek yang sukses menjadi metronom dari lini kedua ini. Itu terlihat saat West Ham mengalahkan Chelsea FC 3-2 di London Stadium pada 2 Juli lalu.

Mengenal Tomas Soucek Kekasih Baru West Ham

Mengenal Tomas Soucek Kekasih Baru West Ham

Pada laga ini Soucek berhasil menyumbangkan satu gol lewat sundulan menyambut sepak pojok Jarrod Bowen untuk merobek jala gawang Chelsea. Itu merupakan gol pertamanya musim ini. Pun ketika menahan imbang tuan rumah Newcastle 2-2 ( 5 Juli) Soucek kembali mencetak gol, kali ini dari sebuah situasi di kotak penalti Newcastle dimana saat tandemnya di lini tengah. Declan Rice menyundul bola namun membentur tiang gawang, kemudian Soucek menyambar bola liar dan mencatatkan namanya di papan skor. Kolaborasi keduanya pun diapresiasi Moyes.

Pelatih 57 tahun ini berharap, Soucek mampu mempertahankan konsistensi. Namun sayangnya di pertandingan selanjutnya West Ham kalah dari Burnley di kandang sendiri dan kembali bangkit saat menghadapi. Norwich City dan Watford FC, di dua laga terakhir inilah Soucek seperti kembali ke permainan terbaiknya.

Soucek didatangkan pada Januari 2020 dari klub asal negaranya Ceko, Slavia Praha dengan status pinjaman sampai akhir musim ini. Namun berkat penampilannya yang menawan bersama The Hammers, pria kelahiran 27 Februari 1995 ini kabarnya akan ditebus oleh pihak klub sebesar 16 juta paun. Bahkan sang pemain sendiri sudah merespon keinginannya untuk tetap tinggal di West Ham secara permanen, begitu masa peminjamannya di klub yang bermarkas di kota London sebelah timur ini pada akhir musim ini.

Setali tiga uang, Moyes pun menyambut positif soal mempermanenkan Soucek, karena pemain ini masuk dalam rencana pelatih eks Manchester United ini. Pasalnya di musim yang akan datang Moyes akan melakukan peremajaan pada skuatnya saat, Soucek yang masih usia 25 ini pun menjadi pilihannya. Selain karena usianya masih muda, Soucek cocok dengan skema 4–3–3 ala Moyes, Soucek mempunyai peran penting dalam pola permainan yang diusungnya. Lebih jauh, Moyes bahkan memainkan sang pemain diluar posisi sebenarnya.

Memperkaya permainan The Hammers

Soucek kala masih di Slavia Praha lebih sering menjadi gelandang bertahan. Sedangkan di West Ham ia ditarik agak kedepan menjadi gelandang box to box. Soucek telah menunjukkan penampilan menawan sejauh ini. Dia pun tampaknya menikmati hidup di London dan Liga Inggris, juga telah berhasil merebut perhatian dari para fans West Ham pada penampilannya sepanjang kompetisi digulirkan kembali sejak 17 Juni lalu, pemain bernomor 28 ini pun disinyalir bisa menjadi salah satu pemain yang diandalkan untuk beberapa tahun yang akan datang.

Moyes utamanya menerapkan formasi 4-2-3-1 untuk dimainkan anak asuhnya. Dalam skema tersebut, Soucek acap kali dimainkan di luar posisi biasanya, dalam skema tersebut ia berduet dengan rekannya Declan Rice namun bukan sebagai jangkar tapi box to box untuk menjelajahi area lini lapangan baik kala menyerang maupun bertahan. Sang pemain mempunyai tugas untuk menyediakan lebar lapangan sekaligus menarik pemain bertahan lawan keluar dari garisnya. Keberadaan Soucek yang terkadang berada jauh di depan mempunyai kegunaan lain. Fungsi tersebut adalah membantu timnya untuk mengubah arah serangan dengan cepat jika diperlukan sekaligus menarik pemain bertahan lawan keluar dari garisnya.

Soucek juga paham dan cekatan dalam membaca permainan. Ia juga berkontribusi dalam skema gol pertama yang dicetak oleh Antonio. Ia juga paham bagaimana “memposisikan” rekannya untuk covering area. Vital. Tidak berhenti di situ, tapi Soucek pun larinya sangat kencang ketika bola berada di kakinya ataupun dalam situasi mengejar lawannya. Untuk hal ini Soucek memberikan tips bahwa semenjak kecil ia sering berlatih lari makanya itu ia memiliki keistimewaan itu, Soucek merupakan pemain yang sangat berbahaya dalam situasi serangan balik.

Itulah sekilas tentang Soucek, dengan memiliki tubuh yang tinggi menjulang (192 cm) disertai kecepatan larinya menjadi kebutuhan penting bagi tim dan perkembangan karirnya. Hal ini membuat dirinya punya banyak waktu untuk berkembang menjadi salah satu pemain elit di Premier League.

Dari Stadion Wembley The Gunners Lolos ke Final Emirates FA Cup – Arsenal memastikan meraih tiket ke final Piala FA setelah dalam semi final mengalahkan Manchester City dua gol tanpa balas. Laga tersebut berlangsung Minggu (19/7/20) dini hari WIB di Stadion Wembley tanpa dihadiri kedua suporter. Semi final lainnya di tempat ini, saling berhadapan Manchester United dengan Chelsea, Senin (20/7/20) dini hari WIB. Aubameyang adalah pemain Arsenal yang berjaya mencetak 2 gol ke gawang City yang dikawal Ederson Morales.

Dari Stadion Wembley The Gunners Lolos ke Final Emirates FA Cup

Dari Stadion Wembley The Gunners Lolos ke Final Emirates FA Cup

Tampaknya pelatih The Gunners, Mikel Arteta telah banyak belajar dari kekalahan mereka dari City diajang Premier League. Saat itu Arsenal kalah 0-3 dari City. Mantan asisten Pep Guardiola, kali ini berhasil menundukkan Sang Guru. Arteta berhasil membawa Arsenal ke final Emirares FA Cup melawan pemenang Manchester United dan Chelsea. Arsenal malam itu menurunkan duet striker mereka, Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette sebagai starting eleven di depan.

Mereka ditemani Nicolas Pepe sebagai trio dalam formasi 3-4-3. Sementara pemain muda Bukayo Saka harus puas dengan tempat di bangku cadangan. Nicolas Pepe lebih disukai daripada Saka remaja belasan tahun ini oleh pelatih kepala Mikel Arteta. Hal itu hanya sekedar rotasi saja untuk menjaga kebugaran. Di lini tengah ada Dani Ceballos dan Granit Xhaka yang cukup berhasil membangun aliansi yang sangat menjanjikan. Keseimbangan lini ini berhasil ditangani mereka bersama Bellerin dan Maitland.

Luiz ditemani Mustafi dan Tierney. Luiz harus mencoba untuk menghapus mimpi buruk dari pertemuan terakhirnya dengan City di Premier League. Bek tengah yang berpengalaman itu membuat kesalahan fatal atas gol pembuka Raheem Sterling dalam kemenangan 3-0 untuk City di Stadion Etihad bulan lalu, di mana ia juga memberikan hukuman penalti dan diusir karena kartu merah.

Sementara di lini belakang David Luiz kembali mendapat kepercayaan dari Arteta

Terbukti dalam laga ini David Luiz berhasil menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh penyerang City, Sterling, Gabriel dan Mahrez. Dari kubu Pep Guardiola menurunkan tim terbaik mereka dengan Ederson, kiper nomor satu City mengawal gawang. Kiper Claudio Bravo yang telah tampil di piala domestik untuk City musim ini, termasuk dalam kemenangan final Piala EFL mereka atas Aston Villa pada bulan Maret lalu harus menepi karena cedera keluhan otot.

Bek tengah remaja, Eric Garcia bermitra dengan Aymeric Laporte berada di jantung pertahanan. Bersama duo full back, Mendy dan Walker. Sementara Ilkay Gundogan menjadi jangkar lini tengah City di belakang dua playmaker David Silva dan Kevin De Bruyne. Trio lini serang ditempati Riyad Mahrez sebagai winger kanan berkolaborasi dengan Sterling di sisi kiri dan Gabriel Jesus sebagai striker. Phil Foden harus puas di bangku cadangan bersama Bernardo Silva.

Sebelumnya dalam ajang ini Arsenal pernah mengalahkan City 2-1 setelah perpanjangan waktu pada tahap yang sama dari kompetisi ini tiga tahun lalu. Meskipun demikian tim Guardiola telah memenangkan masing-masing dari tujuh pertemuan mereka berikutnya diajang Piala FA. Seperti biasa City menguasai 70 persen penguasaan bola dengan 12 tendangan penjuru. Ada 10 tembakan ke gawang Arsenal dan hanya 3 tembakan yang tepat sasaran. Sementara Arsenal dari 4 tembakan semuanya tepat sasaran dan dua menjadi gol.

Arsenal sangat efektif mengatur pertahanan dan sangat seimbang melakukan transisi menyerang. Hasilnya dua gol Aubameyang menjadi bukti. Selamat kepada Mikel Arteta dan The Gunners berhasil lolos ke final Piala FA tahun ini.

Financial Fair Pay bagi Sepak Bola di Bawah Naungan Taipan – Judul di atas bukan typo. Hanya karena satu huruf hilang, kata play berubah menjadi pay, permainan sepak bola menjadi permainan modal. Financial Fair Play (FFP) menjadi isu sepekan terakhir. Regulasi UEFA yang punya tujuan mulia menghindarkan klub dari kebangkrutan, menjadi bias karena lolosnya pelaku pelanggaran dari sanksi berat. Senin (13/7) Manchester City menang banding di pengadilan arbitrase olahraga internasional (CAS).

Financial Fair Pay bagi Sepak Bola di Bawah Naungan Taipan

Financial Fair Pay bagi Sepak Bola di Bawah Naungan Taipan

Sekaligus melunakkan sanksi UEFA atas pelanggaran FFP. Pelaku yang sama telah dua kali lolos dari jerat FFP. Sejak diakuisisi taipan Sheikh Mansour pada 2008, Man City berkembang menjadi kekuatan besar di dalam dan di luar lapangan. Modal besar membuat mereka sangat kuat bersaing di pasar transfer, hingga leluasa memperkuat pemain dan pelatih. Keabsahan penggunaan uang mereka mulai dipertanyakan saat pertama kali tersandung kasus FFP pada 2014.

Mei 2014 UEFA menjatuhkan sanksi denda 49 juta pound akibat The Citizens kebablasan dalam memenuhi aturan FFP yang membatasi 21 pemain di Liga Champions 2014-2015. Pada akhirnya 32 juta pound dari total sanksi tersebut akhirnya ditangguhkan. Tahun ini UEFA kembali mengendus pelanggaran FFP Man City, setelah media Jerman Der Spiegel merilis hasil investigasinya. Der Spiegel menemukan nilai kontrak iklan dan sponsor yang telah direkayasa.

Laporan pendapatan iklan dan sponsor sebesar 67,5 juta pound per musim disebut berasal dari kocek sang pemilik. Praktik tersebut dilaporkan sudah terjadi selama periode 2012-2016. Hal ini dilakukan sebagai siasat untuk mengakali aturan FFP terkait jumlah modal maksimum dari pemilik klub. Sejalan dengan hasil investigasi tersebut, dalam laman resmi UEFA, Badan Kontrol Keuangan Klub-klub UEFA (CFCB) mengeluarkan pernyataan.

Manchester City terbukti menggelembungkan pemasukan sponsor di dalam neraca keuangan mereka dan informasi titik impas yang diserahkan ke UEFA antara 2012 dan 2016″. Atas temuan tersebut Man City dihukum dua musim larangan bertanding di kompetisi Eropa dan denda sebesar 30 juta euro. Menurut the Sun, Man City merespon dengan menyiapkan 30 juta pound untuk menyewa 50 pengacara terbaik di Eropa.

CAS tidak menemukan cukup bukti seperti yang dilaporkan CFCB

Hasilnya pada sidang banding CAS (13/7), sekaligus meringankan hukuman Man City menjadi denda 10 juta euro. Putusan tersebut mengundang reaksi keras dari pelaku sepak bola. Logika Man City dihukum karena pengadilan tetap menemukan kesalahan, tapi disanksi ringan disebut tidak masuk akal oleh Jose Mourinho. Dalam kasus ini, keputusannya sangat memalukan. Jika City tidak bersalah, maka mereka tidak dihukum denda 10 juta,” kata Mourinho kepada NBC Sports.

Fakta berikutnya sanksi tegas UEFA yang seharusnya bisa membuat jera klub yang bermain-main dengan uang mereka, beberapa kali dipatahkan oleh klub raksasa. Bukan hanya Man City, raksasa Italia AC Milan juga sempat lolos dari hukuman FFP. Investasi gagal Yonghong Li membawa klub pada keterpurukan finansial dan gagal memenuhi ambang batas kerugian FFP sebesar 45 juta euro selama periode 2014-2017.

AC Milan sejatinya sudah dijatuhi sanksi larangan bermain di kompetisi Eropa selama dua musim (2018/2019 dan 2019/2020). Tapi pemilik klub yang baru mampu meyakinkan UEFA bahwa mereka masih dalam tahap peralihan kepemilikan dan mustahil membawa klub memenuhi ambang batas FFP dalam waktu seketika. Sanksi AC Milan lalu ditangguhkan.

Beberapa klub juga tercatat pernah mendapat sanksi FFP, di antaranya Rubin Kazan, CSKA Sofia hingga Maccabi Tel Aviv. Tapi mereka gagal menghindari sanksi. Apa yang membedakan mereka dengan Man City atau AC Milan? Apa mereka kurang punya modal untuk menggunakan akses lebih luas? atau mereka kurang pandai berkelit mencari alasan. Apapun itu kasus Man City adalah bukti bahwa UEFA masih gagal menangani masalah FFP dengan baik sehingga mudah dipatahkan lewat banding. Dan melunaknya sanksi adalah bukti bahwa fair play adalah sesuatu yang sangat relatif dalam sepak bola.

Tidak Hanya Atalanta Sassuolo Juga Gemilang – Anda sering mengamati sepak terjangnya Sassuolo di Serie A Mungkin jarang, ya. Soalnya, perhatian kita terhadap Liga Italia akhir-akhir ini mulai mengarah ke tim Atalanta. Bagaimana tidak, klub yang diasuh oleh Gian Piero Gasperini ini perlahan mulai menunjukkan kemilaunya. Duduk sementara di peringkat 2 dengan komposisi pemain yang non-bintang telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi Atalanta.

Tidak Hanya Atalanta Sassuolo Juga Gemilang

Tidak Hanya Atalanta Sassuolo Juga Gemilang

Klub sekelas AC Milan dibantainya. Klub-klub hebat seperti AS Roma, Napoli, dan Lazio dikalahkannya. Dan terbaru, klub langganan scudetto pun diimbanginya. Jadi, cukup wajarlah bila fokus kita teralihkan ke Atalanta. Memang ini bukan tentang scudetto, tapi persaingan. Tentang siapa tim yang akan meraih scudetto, rasanya kajian ini sudah tak terlalu menarik lagi. Secara, prediksi dari tahun demi tahun masih beralamatkan ke Juventus.

Pun dengan tahun ini, selisih 7 poin dengan Atalanta di peringkat ke-2 tetap menempatkan Juventus sebagai tim favorit peraih scudetto musim ini. Maka dari itulah, cukup seru bagi kita untuk mengamati klub-klub Serie A yang mulai main “ngegas” seperti Atalanta. Tapi, sadarkah kita ternyata Atalanta tidak sendirian menebar kemilaunya. Ada pula tim lain yang cukup berenergi dan menggetarkan konsistensi tim-tim besar di Serie A musim ini. Siapakah dia? Siapa lagi kalau bukan Sassuolo.

Tim yang diasuh oleh Roberto De Zerbi ini sebenarnya hanya duduk di papan tengah, tepatnya di peringkat ke-8, di bawah AC Milan. Sassuolo juga masih belum bermimpi untuk mendapatkan tiket Liga Champions musim depan. Bahkan, tiket Liga Europa pun masih jauh. Kendatipun hanya eksis di papan tengah Serie A, tim yang dijuluki Neroverdi ini cukup gemilang penampilannya. Terbaru, Jeremie Boga dan kawan-kawan sukses mengimbangi Juventus dengan skor 3-3 di Mapei Stadium (16/07/2020), markas Sassuolo.

Tidak Hanya Juventus Tim-Tim besar lainnya juga dibuat kerepotan oleh Sassuolo

Hasil imbang ini sejatinya cukup bagus untuk tim papan tengah seperti Sassuolo, meskipun mereka bermain di kandang sendiri. Dan yang lebih hebatnya lagi, 2 kali pertemuan dengan Juventus, Sassuolo selalu bisa mengimbangi. Pertemuan pertama (01/12/2019) antara keduanya di musim ini berakhir dengan skor 2-2 di kandang Juventus.

Di musim ini, Sassuolo mampu mengimbangi AC Milan 0-0 (15/12/2019), mengalahkan AS Roma 4-2 (02/02/2020), mengimbangi Inter Milan 3-3 (25/06/2020), hingga mengalahkan Lazio di kandangnya 2-1 (11/07/2020).b Dari statistik ini, tampaknya Sassuolo benar-benar membuat tim besar yang berambisi untuk scudetto kehilangan poin penting. Sayangnya, Sassuolo tidak sama dengan Atalanta. Sassuolo musim ini belum berniat duduk di papan atas, apalagi scudetto.

Ditilik dari situs Transfermarkt, ada 5 pemain yang memiliki kontribusi besar bagi kegemilangan Sassuolo musim ini. Mereka adalah Francesco Caputo, Domenico Berardi, Jeremie Boga, Filip Djuricic, dan Alfred Duncan. Dari kelima pemain ini, 3 darinya yang patut mendapat sorotan lebih adalah Francesco Caputo, Domenico Berardi, dan juga Jeremie Boga. Untuk Berardi, kita mungkin masih ingat bahwa musim lalu winger ini diburu oleh tim-tim besar seperti Juventus dan Inter Milan.

Tapi untuk Caputo dan Boga, rasanya keduanya mulai unjuk gigi di musim ini. Statistik Caputo yang telah mengumpulkan 17 gol dan 7 assist dalam 31 pertandingannya di Serie A musim ini menjadikannya sebagai pemain yang paling berkontribusi di Sassuolo.

Para Pemain yang Berkontribusi Besar bagi Sassuolo

Begitu pula dengan Jeremie Boga, pemain muda berkebangsaan Pantai Gading dan Prancis yang merupakan pindahan dari Chelsea U-23 sejak tahun 2018 ini juga mulai panas. Sebagai pemain sayap kiri sekaligus gelandang serang, statistik 11 gol plus 4 assist sudah cukup baik bagi seorang Boga.

Saat pelatih Roberto De Zerbi menggunakan formasi 4-2-3-1, Boga akan bermain sebagai sayap kiri sekaligus gelandang serang bersama Djuricic dan Berardi di belakang Caputo.
Sedangkan saat Sassuolo menggunakan formasi 4-3-3, Boga akan ditempatkan bersama Berardi dan Caputo di garis depan penyerangan Sassuolo. Dua formasi inilah yang sering digunakan Zerbi, dan Jeremie Boga adalah salah satu pemain terpenting.

Baru-baru ini, direktur umum Sassuolo, Giovanni Carnevali pun mengakuinya. Melalui wawancara bersama Rai 2 beliau mengungkapkan bahwa Boga telah berkembang secara signifikan dan pihak Sassuolo ingin tetap mempertahankannya.

Dia telah membuat langkah maju yang signifikan. Kami harus berterima kasih kepada pelatih kami Roberto De Zerbi untuk membawanya ke level ini. Banyak klub menginginkannya, tetapi kami berharap untuk mempertahankannya. Kami tidak ingin menjualnya … Saya pikir Boga juga akan mengenakan kemeja Sassuolo musim depan. ” ucap Giovanni Carnevali.

Sebenarnya di Serie A, Sassuolo termasuk klub yang sering mengorbitkan pemain-pemain muda potensial seperti Jeremie Boga. Sebut saja seperti Matteo Politano, Merih Demiral, Stefano Sensi, hingga Lorenzo Pellegrini. Sayangnya, tradisi Sassuolo adalah menjual pemain-pemain tersebut di saat mereka tenar.

Meski demikian, musim ini jadi cukup berbeda karena Sassuolo mau mempertahankan salah satu pemain terbaiknya seperti Domenico Berardi untuk tetap berseragam hijau-hitam.b Apakah para pemain penting seperti Boga dan Berardi ini akan tetap bertahan di musim depan? Kalau mereka tetap bertahan, agaknya kegemilangan Sassuolo bisa jadi lebih hebat daripada musim ini.

Psy War Atalanta untuk PSG Dalam Sepak Bola – Psywar atau physchological warfare yang berarti perang urat saraf. Merupakan hal yang paling menarik jadi pembahasan sebelum maupun sesudah pertandingan. Biasanya, psywar kerap digunakan pelatih atau pemain melalui metode komunikasi yang disediakan dalam sesi konferensi pers.

Psy War Atalanta untuk PSG Dalam Sepak Bola

Namun demikian, berbeda dengan psywar yang dilontarkan salah satu klub sepak bola Italia yang berbasis di. Bergamo, Lombardy, yaitu Atalanta Bergamasca Calcio (Atalanta B.C), kepada calon lawannya yang berasal dari Ibukota. Perancis, Paris Saint-Germain jelang laga perempat final Liga Champions, keduanya akan saling bunuh untuk berebut tiket semifinal lewat. Format baru satu leg pada 12 Agustus mendatang.

Meskipun tim yang upah seluruh pemainnya setara dengan upah. Cristiano Ronaldo – upah pemain Atalanta 36 juta euro/sekitar Rp598 miliar per musim, sementara upah Ronaldo 39,7 juta euro/Rp660 miliar per musim — dianggap anak bawang pada drawing. Liga Champions di markas besar UEFA, Nyon, Swiss, pada Jumat (17/7) petang WIB.

Mereka tak henti-hentinya menyusun strategi psywar yang ciamik lewat permainan kolektif nan produktif di Serie A. Teranyar Duvan Zapata cs mengirimkan pesan propaganda kepada Neymar dkk lewat kemenangan besar 6-2 pada partai Derby Lambordia melawan Brescia dalam lanjutan giornata ke-33. Atalanta mengungguli sang tamu selepas memperoleh 69 persen berbanding 31 persen penguasaan bola, sebuah narasi betapa dominannya permainan Atalanta.

Sebab ketika Serie A masih menyisakan 5 pertandingan lagi, La Dea — julukan Atalanta — sudah menghimpun 93 gol. Sebelumnya Napoli pernah lebih baik lewat 94 gol dari 38 laga pada musim 2016/17, namun dengan jumlah laga yang lebih sedikit Atalanta tentu bisa mempertajam catatan produktivitas mereka.

Ruslan Malinovskyi cs tak bisa dianggap sebelah mata di kompetisi paling akbar antar Club

Sehingga Marten de Roon cs berkesempatan memecahkan rekor yang bertahan dalam 70 tahun terakhir yang dipegang. AC Milan dan Torino sebagai tim paling subur di Serie A. Seperti dikutip dari Opta Paolo, AC Milan mencetak 101 gol pada 1950-1951. Sementara Torino melakukannya pada musim 1949-1950 dengan menghimpun 103 gol. Bahkan di tingkat regional Eropa, catatan gol Atalanta musim ini (hingga pekan ke-33 Serie A). Hanya kalah dari Bayern Munchen yang telah mencetak 100 gol.

Sang allenatore tak canggung mempertegas psywar yang dimainkan anak buahnya lewat ketajaman membobol gawang lawan, Ia menyebut bahwa catatan tersebut positif bagi timnya dan semusim silam timnya juga melakukan hal serupa meskipun tak sebaik musim ini. Kami sebenarnya juga mencetak banyak gol musim lalu. Tapi kami lebih baik musim ini dan banyak gol berkualitas tercipta,” pekik Gasperini memuji dengan bangga pasukannya. Seperti dikutip dari Sky Sports Italia.

Kami tidak pernah memulai musim untuk berharap di posisi yang sangat tinggi, tetapi ini adalah tahun kedua berturut-turut kami berada di posisi empat besar. Bermain di Liga Europa dan kemudian Liga Champions membantu kami menjadi dewasa dan terbiasa dengan level yang berbeda, sambungnya. Tak dipungkiri bahwa Serie A dan Liga Champions penting bagi Gasperini, kini Ia tengah mempersiapkan timnya untuk meladeni PSG pada 12 Agustus mendatang tanpa kehilangan konsentrasi di Serie A. Tentu dengan terus mengasah mental, intensitas, dan fokus di kompetisi domestik.

Kami sedang bersiap-siap untuk PSG, tetapi juga ingin berjuang sampai akhir di Serie A. Saya pikir cara terbaik untuk bersiap-siap untuk 12 Agustus adalah tetap memainkan pertandingan Serie A dengan mental, intensitas, dan fokus yang tepat. Kami berada di Liga Champions untuk musim depan, tempat kedua atau ketiga bukan tujuan utama, tapi kami masih bisa mencoba sementara di sini,” terangnya.

Ada rasa percaya diri yang berlebihan ketika kami memilih PSG

Gasperini sebenarnya tak bisa menebak siapa yang lebih baik jelang bergulirnya perempat final. Sebab meskipun Atalanta bisa dikatakan lebih siap karena telah melewati 13 pertandingan yang kompetitif di Serie A, dirinya tak menganggap sebelah mata persiapan PSG yang hanya memainkan dua pertandingan Piala Perancis.

Saya tahu PSG memainkan dua pertandingan Piala di Perancis sebelum Liga Champions. Saya tidak tahu apakah lebih baik memiliki 13 pertandingan di Serie A seperti kami atau dua pertandingan kompetitif ditambah beberapa pertandingan persahabatan. Sebabnya lagi, disamping lebih panas menjelang meladeni PSG, Atalanta dibayangi risiko kelelahan. Sementara tim lawan lebih diuntungkan dengan pertandingan yang jauh lebih sedikit sehingga Icardi cs bisa lebih fresh.

Ketika Anda menghadapi tim-tim tingkat ini, Anda dapat memeriksa kekuatan mereka, kelemahan mereka, tetapi Anda tak harus mengubah sifat Anda. Yang saya tetap yakin adalah bahwa permainan ini takkan berakhir 0-0, jadi jika Anda ingin mendapatkan hasil, Anda harus mencetak gol,” pungkasnya. Sementara itu, pelatih PSG, Thomas Tuchel, seolah menyadari psywar-psywar yang Atalanta gaungkan di level kompetisi domestik Italia lewat hasil pertandingan yang menarasikan betapa berbahayanya Duvan Zapata cs di depan gawang.

Laga menghadapi Atalanta akan sangat sulit, akan ketat. Mereka tim berkualitas. Kita sudah lihat saat mereka menghadapi Juventus. Mereka tim yang seimbang saat menyerang dan bertahan. Tim yang sangat kuat bermain fisik. Tapi, kami belum bisa memikirkan itu saat ini,” pekik Tuchel. Seperti dinukil dari Sportskeeda.

Sejauh ini, belum ada serangan balasan untuk psywar yang makin hari membuat setiap lawan Atalanta gentar. Mungkin, bagi mereka keberadaan Neymar, Mbappe, dan pemain mega bintang lainnya sudah cukup membalas perang urat saraf kali ini.

Premier League Perebutan Tiket Liga Champions untuk Musim Depan Sangat Ketat – Sepak bola di dunia hampir semuanya sudah mulai beraktivitas kembali semenjak pemberhentian. Akibat dampak dari virus Covid19 tidak terkecuali di liga Top Eropa. Liga Inggris ( liga premier league ) sudah bergulir beberapa pekan lalu dan juaranya sudah milik. Liverpool FC walaupun kompetisi belum berakhir, setelah puasa gelar selama kurang lebih 30 tahun dan gelar pertama setelah.

Premier League Perebutan Tiket Liga Champions untuk Musim Depan Sangat Ketat

Premier League Perebutan Tiket Liga Champions untuk Musim Depan Sangat Ketat

Liga Inggris berganti format menjadi Liga Premier League. Juara bertahan Manchester city harus merelakan trofi liga Inggris kepada Liverpool karena. Manchester city berada di peringkat kedua dengan gap poin yang lumayan jauh pada musim ini. Sementara di peringkat ketiga ditempati oleh Chelsea, peringkat keempat ditempati Leicester city.

Peringkat kelima ditempati Manchester united, peringkat keenam di tempati Wolverhampton Wanderers dan peringkat ketujuh ditempati Sheffield united. Poin antara peringkat ketiga sampai kelima sangat beda tipis sekali yaitu 1 poin antara. Chelsea dengan Leicester city dan Manchester united sedangkan Leicester city dan Manchester united cuma beda selisih gol. Peringkat keenam dan ketujuh cuman beda 4 dan 5 poin dari peringkat keempat, maka dari itu untuk memperebutkan tiket liga Champions untuk musim depan sangat ketat.

Pada pekan ke 35 liga Inggris ( liga premier league ) Chelsea dan Leicester city menelan kekalahan. Chelsea kalah saat bertandang ke Bramall Lane Stadium, markas klub Sheffield united, pasukan. Frank Lampard kalah dengan skor telak 3 – 0 tanpa balas, sehingga. Sheffield united menjaga jarak untuk bersaing memperebutkan tiket liga Champions musim depan. Sementara Leicester city menelan pil pahit saat bertandang ke.

Padahal Leicester city membuka keunggulan di menit ke 23 melalui J.Vardy. Sedangkan Manchester united saat menjamu Southampton di markas besar mereka yaitu Old Trafford tapi disayangkan pasukan. Ole Gunnar Solskjaer ditahan imbang oleh Southampton dengan skor 2 – 2, padahal jika Manchester united menang saat menjamu.

Vitality Stadium markas besar klub AFC Bournemouth

Southampton, Manchester united bisa merebut takhta posisi 3 liga Inggris dengan menggusur Chelsea dan Leicester city tapi itulah yang dinamakan sepak bola tidak ada yang bisa menentukan jalannya pertandingan sehingga Manchester united harus puas untuk tetap di peringkat kelima sementara liga Inggris hingga pekan ke 35 pada musim ini.

Liga Inggris ( Liga premier league ) tinggal menyisakan 3 pertandingan lagi untuk Chelsea, Leicester city, Manchester united, Wolverhampton Wanderers, dan Sheffield united. Chelsea tinggal menyisakan pertandingan melawan Norwich city, Liverpool FC, dan Wolverhampton Wanderers. Untuk Leicester city tinggal menyisakan pertandingan melawan Sheffield united, Tottenham Hotspur FC, dan Manchester united.

Untuk Wolverhampton Wanderers tinggal menyisakan pertandingan melawan Burnley, Crystal Palace, dan Chelsea. Serta Sheffield united tinggal menyisakan pertandingan melawan Leicester city, Everton, dan Southampton. Dari lawan-lawan yang dihadapi oleh Chelsea, Leicester city, Manchester united, Wolverhampton Wanderers, dan Sheffield united.

Yang diatas angin untuk diunggulkan karena mendapatkan lawan yang lumayan gampang adalah Manchester united. Sehingga perebutan tiket liga Champions untuk domisili liga Inggris ( liga premier league ) sangat seru untuk dinantikan, siapakah yang akan berhasil bertahan hingga akhir musim di peringkat ketiga dan keempat, apakah Chelsea, Leicester city, Manchester united, Wolverhampton Wanderers, Sheffield united, atau bahkan yang lainnya.

Skenario yang berbeda untuk Manchester united dan Wolverhampton Wanderers

Jika mereka gagal finis di peringkat ketiga atupun keempat liga Inggris ( liga premier league ) musim ini tapi jika mereka berhasil menjuarai. Liga Europa league pada musim ini, maka Manchester united ataupun Wolverhampton Wanderers berhak untuk mengikuti kompetisi liga Champions pada musim depan, karena Manchester united dan Wolverhampton Wanderers masih mengikuti kompetisi liga UEFA Europa league pada musim ini dan sedang memasuki babak 8 besar.

Sangat untuk dinantikan skenario mana yang akan menjadi milik Manchester united dan Wolverhampton Wanderers. Apakah Manchester united dan Wolverhampton Wanderers mampu untuk finis di peringkat ketiga atupun keempat di liga Inggris ( liga premier league ) atau Manchester united ataupun Wolverhampton Wanderers berhasil menjuarai liga UEFA Europa league pada musim ini untuk berkompetisi di liga Champions musim depan dan mewakili 5 wakil liga Inggris untuk berkompetisi di Liga Champions untuk musim 2020/2021.

Ataukah Manchester united dan Wolverhampton Wanderers gagal sama sekali menembus peringkat ketiga atupun keempat liga Inggris dan gagal menjuarai liga UEFA Europa league musim ini. Sangat untuk dinantikan persaingan Liga premier league memperebutkan tiket liga Champions musim depan.an Sangat Ketat.

Menghitung Nasib Sampdoria Mantan Klub Roberto Mancini yang Pernah Berjaya Tahun 1990 – Sampdoria, sebuah klub Serie A yang namanya tidak sepopuler dan sehebat Juventus, AC Milan, atau Internazionale Milan. Tetapi dulu, sekitar 30 (tiga puluh) tahun yang lalu, tiga klub yang disebut tadi harus mengakui kehebatan Sampdoria. Pada Musim 1990-1991 adalah masa kejayaan Sampdoria. Waktu itu Sampdoria merajai Liga Italia (Serie A).

Menghitung Nasib Sampdoria Mantan Klub Roberto Mancini yang Pernah Berjaya Tahun 1990

Menghitung Nasib Sampdoria Mantan Klub Roberto Mancini yang Pernah Berjaya Tahun 1990

Klub papan atas bertabur bintang AC Milan dan Internazionale Milan masing-masing hanya mampu berada di posisi ke-2 dan ke-3. Bahkan Juventus saat Sampdoria berjaya, hanya finis di urutan ke-7. Tak hanya itu, predikat top scorer juga diraih pemain “asli” Sampdoria, yakni striker Gianluca Vialli. Gianluca Vialli adalah tandem dari Roberto Mancini, sang arsitek tim nasional Italia saat ini yang berhasil membawa Gli Azzuri lolos lebih awal ke putaran final Piala Eropa 2020 dengan rekor kemenangan 100 persen di babak penyisihan. Gianluca Vialli adalah tandem sejati Roberto Mancini, baik di klub maupun di tim nasional Italia sendiri.

Setelah meraih Scudetto tahun 1991 Sampdoria praktis menjadi wakil Italia di Piala Champion (sekarang Liga Champions). Sampdoria kala itu merupakan tim debutan di piala antar jawara liga-liga di negara Eropa tersebut. Sampdoria secara tak terduga mampu merontokkan klub-klub besar Eropa. Bahkan tim debutan itu mampu langsung mencapai final untuk pertama kalinya berhadapan dengan klub dari Catalunia, Barcelona. Sayang di final Sampdoria kurang beruntung dan harus mengakui keunggulan Barcelona, kalah tipis 0-1 melalui gol semata wayang Ronald Koeman.

Sebelum menjadi jawara Liga Italia, pada tahun 1990 Sampdoria sempat menjadi penguasa Eropa dengan menjadi juara Piala Winners setelah menaklukkan salah satu klub terbaik Belgia, Anderlecht dengan skor 2-0. Piala Winners sendiri tidak lagi diadakan sejak tahun 1999. Vujadin Boskov dan juga kehebatan para pemainnya yang sekaligus juga menjadi andalan tim nasional Italia sendiri waktu itu. Seperti Gianluca Pagliuca (kiper), Pietro Vierchowod (Bek), Attilio Lombardo (gelandang), Gianluca Vialli (penyerang), dan Roberto Mancini (penyerang).

Kehebatan Sampdoria Saat Itu Tak Terlepas Dari Kehebatan Pelatih Bertangan Dingin Asal Yugoslavia

Selain melahirkan banyak pemain hebat dan menyumbang banyak pemain untuk tim nasional Italia di Era 1990-an, beberapa tahun setelahnya Sampdoria juga masih memberikan sumbangan banyak pemain hebat bagi tim nasional Italia kendati kejayaannya sudah berkurang. Sampdoria pernah menyumbangkan pemain mereka, sebut saja nama Giampaolo Pazzini, Antonio Cassano, Angelo Palombo, Vincenzo Montella, dan Fabio Quagliarella, menjadi pemain andalan tim nasional Italia.

Kejayaan Sampdoria mungkin bisa disebut hanya sekejap mata. Kehebatan Sampdoria hanya sekitar 5 tahun, sewaktu dihuni para pemain seangkatan Roberto Mancini dan Gianluca Vialli tadi. Setelah itu Sampdoria praktis hanya menjadi tim medioker. Bahkan pada musim 2011-2012 Sampdoria sempat degradasi ke Serie B. Beruntung, di Serie B Sampdoria tidak lama, hanya satu musim saja. Pada musim 2012-2013 Sampdoria berhasil promosi kembali ke Serie A.

Setelah cukup lama berkiprah kembali di Serie A, saat ini nasib Sampdoria kembali mengkhawatirkan. Mantan klub Roberto Mancini tersebut pada musim ini terancam terdegradasi ke Serie B kembali seperti musim 2011-2012 lalu. Saat ini posisi Sampdoria di klasemen sementara berada diurutan ke-14. Sampdoria baru berhasil mendulang poin 35, dari 10 kali menang, 5 kali seri, dan 17 kali kalah.

Urutan ke-14 zona aman sebenarnya, tapi karena kompetisi masih bergulir dan masih menyisakan enam pertandingan lagi, posisi Sampdoria masih rawan. Kalau dalam pertandingan sisa itu terus menerus menelan kekalahan, hampir pasti Sampdoria akan terperosok kembali ke Serie B. Sebab tim urutan buncit yang berada di zona degradasu pun (urutan ke-20), yakni SPAL masih mungkin melampaui perolehan poin Sampdoria.

Poin Yang Sudah Diperoleh Sampdoria Saat Ini Adalah 35

Artinya jika SPAL berhasil melampaui perolehan poin Sampdoria, maka posisi SPAL di zona degradasi akan digantikan Sampdoria. Berarti dengan begitu, fixed Sampdoria terdegradasi kembali ke Serie B. Tim-tim yang akan menjadi lawan Sampdoria di pertandingan sisa adalah Cagliari (16/7), Parma (19/7), Genoa (23/7), Juventus (27/7), AC Milan (30/7), dan Brescia (3/8). Melawan Cagliari, Parma, Genoa, dan Brescia, Sampdoria mungkin tidak akan terlalu menemui kesulitan. Tetapi melawan Juventus dan AC Milan bukan hal yang mudah bagi Sampdoria.

Agar bisa selamat dari jurang degradasi, Sampdoria paling tidak harus bisa mendulang poin 48. Berarti Sampdoria tinggal membutuhkan poin 13 lagi. Melihat lawan-lawan yang akan dihadapi Sampdoria di pertandingan sisa, hanya Juventus dan AC Milan yang bisa dibilang cukup berat. Sementara empat tim lain, masih mungkin bisa diatasi oleh Sampdoria.

Seandainya saja Sampdoria mampu mengatasi Cagliari, Parma, Genoa, dan Brescia, berarti 12 poin bisa diamankan. Sedangkan satu poin lagi bisa “mencuri” dari pertandingan lawan Juventus atau AC Milan. Kalau skenario tersebut berjalan mulus, maka Sampdoria akan selamat dari jurang degradasi. Akan tetapi jika skenario tersebut tidak berjalan dengan baik, maka nasib Sampdoria akan tergantung dari tim lain yang berada di bawahnya.

Dalam hal ini, untuk mendulang minimal 13 poin Sampdoria harus memacu para pemainnya untuk tampil prima dan produktif mencetak gol. Terutama penyerang gaek andalan mereka Fabio Quagliarella harus diasah agar semakin tajam. Pemain andalan mereka yang lain, yakni Manolo Gabbiadini dan Gaston Ramirez bisa dipacu juga untuk lebih produktif. Sementara ini Gabbiadini sudah memberikan kontribusi 9 gol dan Ramirez 7 gol.

Bulan Juni Panggung bagi Bruno Fernandes Mari Simak Perjuangannya – Pesona Bruno Fernandes di Manchester United kian menjadi. Terbukti pada bulan Juni ini ia memperoleh 2 penghargaan sekaligus, yakni menjadi. Player Of The Month (POTM) dan peraih Goal terbaik (Goal Of The Month). Gelar kedua pemain terbaik bulanan Bruno setelah penghargaan serupa yang dia terima bulan Februari lalu.

Bulan Juni Panggung bagi Bruno Fernandes Mari Simak Perjuangannya

Bulan Juni Panggung bagi Bruno Fernandes Mari Simak Perjuangannya

Capaian tersebut berhasil memecahkan rekor sebagai pemain dengan dua kali secara berturut-turut sepanjang gelaran Liga Inggris musim ini. Melansir situs resmi Manchester United, atas hasil itu dia berhasil menyamai rekor Cristiano Ronaldo pada musim kompetisi 2003-2004.

Pemain asal Portugal itu menyisihkan kandidat kuat lainnya antara lain rekan satu tim Anthony Martial, Danny Ings (Southampton), Conor Coady dan Raul Jimenez (Wolverhampton Wanderers), dan Allain Saint-Maximin (Newcastle United).

Sementara pengharagaan GOTM yang diraih Fernandes yaitu ketika ia mencetak gol ke gawang Brighton akhir Juni 2020. Saat itu setan merah bertindak sebagai tim tamu dan menang meyakinkan dengan skor 0-3. Atas hasil itu, ada beberapa data dan fakta yang patut untuk disimak kisahnya dalam perjalanan menjadi terbaik selama periode Juni kemarin.

Memecahkan Rekor Player Of The Month selama satu musim kompetisi

Setelah menyamai capaian pendahulunya terdahulu di MU yang kini berseragam Juventus Cristiano Ronaldo pada medio kompetisi musim 2003-2004. Fernandes juga mensejajarkan diri dengan raihan Mohammad Salah dengan gelar sama di bulan Maret dan April 2018 silam. Keberhasilan Menopang Tanggung Jawab di Lini Tengah MU

Mengutip pernyataan Rio Ferdinand mengenai performa permainan MU beberapa pertandingan terakhir mengalami peningkatan positif, terutama di lini tengah yang diisi oleh Pogba dan Bruno sebagai aktor dibalik kesuksesan dalam Raihan 12 pertandingan tanpa kalah. Rio lebih menyorot tentang kontribusi pemain rekrutan bulan Januari 2020 terhadap naiknya performa paul Pogba belakangan, dan keberhasilannya menguasi tekanan di pundak dalam tugas menopang stabilnya permainan sisi tengah MU.

Barangkali sekarang ada tekanan yang lebih kecil pada Pogba karena dia tahu bahwa sebagian dari beban harapan ditanggung oleh Fernandes. Menyumbang Assist dan Gol Gol melalui titik putih hasil dari ganjaran wasit kepada lawan terhadap dirinya yang dilanggar Ezri Konsa berhasil dikonversi menjadi gol pembuka melawan Aston Villa. Kemudian keterlibatannya dalam serangan balik yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Mason Greenwod

Dilanjutkan asist gol Paul Pogba dengan skema sepak pojok mendatar di luar kotak pinalti. Selain itu, melansir data milik situs Opta, dari 10 laga membela MU, Fernandes telah membubuhkan tujuh dan enam assist atau terlibat dalam 13 gol keseluruhan. Jumlah tersebut adalah terbanyak yang sebelumnya ditorehkan Mick Quinn. Total 15 kali sumbangsih permainan bersama United dan menghasilkan delapan gol.

Inzaghi Sedang Lupa Momento Magnifico bersama Lazio – Coba tengok ke belakang, ketika flashback adalah kenangan yang akan bisa menyemangati, yang sanggup memunculkan racikan yang akan mampu bersinergi menjadi energi motivasi. Coba tengok history diri, ketika semangat yang berlipat-lipat mampu menjadikan kuat yang lahirkan momentum hebat, lalu mampu membabat setiap lawan yang harus disikat.

Inzaghi Sedang Lupa Momento Magnifico bersama Lazio

Ya ya ya, tepatnya tahun 2000. Simone Inzaghi menjadi salah satu bagian dari tim lazio yang mampu meraih trofi scudetto. Ditemani Alesandro Nesta, Paolo Negro, Giuseppe Favalli yang mengawal lini belakang tim utama lazio saat itu. Ada juga Roberto Mancini, Attilio Lombardo, yang adalah para pemain sampdoria yang kemudian hijrah ke lazio, kemudian mampu berjaya bersama tim biru langit.

Belum ketika menyebut Pavel Nedved, Diego Simeone, Hernan Crespo, Marcelo Salas, dan deretan pemain hebat lainnya yang menjadi kebanggaan para laziale. Inzaghi pasti ingat! Lazio bisa menjadi juara, meraih scudetto yang ke-2 di giornata terakhir. Itupun berkat perugia yang mampu membuat kejutan dengan menaklukkan juventus dengan skor 1-0 di matchday penentuan.

Itu tahun 2000, ketika lazio ditangani seorang Sven-Goran Eriksson yang asli Swedia. Seorang pelatih yang kemudian ditarik untuk melatih timnas Inggris, namun sayang kurang sukses. Pengalaman mengajarkan bagaimana caranya agar sejarah semestinya bisa terulang. Bahkan sejarah terbaru, semestinya bisa lebih hebat dari yang sebelumnya.

Saat ini, kurun waktu 20 tahun berselang, dimana Simone Inzaghi bukanlah pemain lagi. Kini jabatannya adalah seorang pelatih, sosok pelatih yang semestinya bisa membawa tim lazio menemukan kembali momentum tepatnya untuk merengkuh trofi scudetto. Peluang untuk meraih trofi ada dihadapan, namun sayang menjadi keadaan yang kini kejauhan. Ditambah dua tim yang semakin mendekati, yang tentu bisa saja kemudian mengangkangi.

Bukti Nyata Mentalitas Yang Mulai Remuk Di Edisi Terbaru

Setelah berhasil hanya selisih satu poin saja dengan sang capolista, kini menjadi berselisih tujuh poin yang tidaklah mudah untuk dilewati. Tumbang dari atalanta juga milan adalah pertanda buruk yang membuat mentalitas tentu saja menjadi terpuruk. Lazio takluk dari tim lecce yang sedang berjuang lepas dari zona degradasi. Skornya memang tidak mencolok, tapi tetap saja ketika menderita kekalahan, rasanya adalah tertohok yang menohok.

Signore coba kembali ingat-ingat momento indahmu di tahun 2000. Itu adalah satu pengalaman terhebatmu merengkuh trofi yang jarang sekali bisa diraih tim lazio. Signore, jangan lupa. Pengalaman mengajarkan bahwa yang namanya konsistensi tidak mudah ditemui. Jangan biarkan konsistensi ditinggal pergi, yang akhirnya satu musim kompetisi tanpa meraih trofi.

Signore kakakmu mungkin lebih populer ketimbang dirimu, tapi dirimu… adalah satu dari langka bernilai istimewa. Jika bukan musim ini, buktikan di musim-musim berikutnya, raih sejarah sebagai salah satu eks pemain lazio yang mampu meraih trofi scudetto sebagai allenatore Societa Sportiva Lazio.

Jangan lupa, sejarah kompetisi olahraga sepakbola benua biru telah tercatat. Lazio adalah tim juara di ajang Cup Winners Cup edisi terakhir tahun 1999 menjelang tahun 2000. Berhasil menundukkan Real Mallorca, perwakilan klub dari Spanyol yang dikalahkan dengan skor 2-1 di partai puncak, dimana seorang gelandang asal Czech Republic bernama Pavel Nedved mencetak satu gol indah nan brilian dari luar kotak penalti.

Lawan Aston Villa Laga Penting Setan Merah Lolos 4 Besar Premier League – Persaingan untuk memperebutkan 4 jatah Liga Champions masih sangat ketat. Sebenarnya dua jatah tersebut sudah pasti dimiliki oleh Liverpool, Sang Juara dan City diperingkat kedua. Perolehan poin mereka sangat sulit dikejar oleh tim lainnya. Hanya tersisa dua jatah yang harus diperjuangkan oleh tim yang ada diperingkat 3-5 klasemen Premier League.

Lawan Aston Villa Laga Penting Setan Merah Lolos 4 Besar Premier League

Lawan Aston Villa Laga Penting Setan Merah Lolos 4 Besar Premier League

Hingga laga ke-34 ini, Chelsea ada diposisi 3 dengan 60 poin disusul Leicester dengan 59 poin diposisi ke-4. Manchester United berada diperingkat lima dengan 55 poin dengan menyisakan satu laga mereka yang ke-34 melawan Aston Villa. Untuk itu laga ini menjadi sangat wajib untuk dimenangkan jika United ingin tetap membuka peluang ke 4 besar.

Bagaimana prediksi laga yang akan berlangsung di Villa Park, Birmingham pada Jumat (10/7/20) pukul 02.15 WIB dini hari ini. Mari kita simak ulasan berikut ini. Skuad Setan Merah saat ini ada dalam kondisi yang sangat kondusif dengan tingkat kepercayaan yang tinggi. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer dapat memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di semua kompetisi yang mereka ikuti menjadi 17 pertandingan saat mereka mendorong untuk finis empat besar.

Pencapaian ini menjadi motivasi tersendiri bagi Bruno Fernandes dan kawan-kawan. Portugal satu ini telah banyak membuat para fan mereka merasakan rasa optimis menghadapi setiap laga The Red Devils.
Manchester United sejak awal Februari 2020 lalu, tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan diajang Liga Premier musim ini, menang enam dan seri tiga. Ini adalah rekor tidak kalah terpanjang saat ini dalam kompetisi. Sosok Bruno Fernandes banyak dikaitkan dengan keberhasilan ini.

Faktanya memang berbicara demikian Dengan gol

Faktanya memang berbicara demikian. Dengan gol atau assist, Bruno Fernandes hanya akan menjadi pemain keenam yang mencapai 12 keterlibatan dalam 10 pertandingan Liga Premier pertamanya dalam laga melawan Aston Villa nanti. Bruno bisa mencatatkan sebagai pemain yang mampu terlibat dalam 12 gol bagi timnya, setelah Mick Quinn (13 gol), Alan Shearer, Kevin Phillips, Sergio Aguero dan Papiss Cisse (semuanya 12 gol).

Dari sisi rekor pertemuan antara Aston Villa dan United sangat jomplang. Dari catatan Premierleague.com (8/7/20), Manchester United dari 49 laga, memiliki 34 laga yang dimenangkan sedangkan Aston Villa hanya menang dalam 3 laga. Sisanya mereka bermain seri yaitu sebanyak 12 laga. Aston Villa baru menang satu dari 49 pertemuan Liga Premier terakhir mereka dengan Manchester United, kemenangan 1-0 di Old Trafford pada Desember 2009.

Pada awal Desember 2019 diputaran pertama Aston Villa berhasil menahan 2-2 tuan rumah Manchester United di Old Trafford. Walaupun saat ini berbeda situasinya dengan saat itu namun tetap skuad Solskjaer harus waspada. Pasukan Dean Smith ini baru saja berjuang keras melawan juara Liverpool pada hari Minggu lalu dan kalah 0-2. Sejauh ini mereka memiliki laga imbang dua kali dan kalah tiga dari lima pertandingan terakhir Aston Villa.

Faktor kekalahan dari Liverpool ini bisa dimanfaatkan skuad Solskjaer. Secara mental skuad Villa butuh motivasi baru untuk bangkit. Sebaliknya Manchester United sedang memiliki moral tinggi. Dalam laga terakhir mereka berhasil menang 5-2 atas Bournemouth akhir pekan lalu di Old Trafford. Mason Greenwood, Anthony Martial, Marcus Rashford dan Bruno Fernandes adalah pelaku sebagai pencetak gol untuk Setan Merah.

Diharapkan performa apik tersebut bisa diulang saat melawan Aston Villa di Birmingham. Saat ini Tim Ole Gunnar Solskjaer menempati tempat kelima dan mengejar empat besar saat mereka mencari tempat Liga Champions. Dan, hanya kemenangan di Villa Park yang akan mengantar mereka membuka peluang tersebut. Tidak ada cara lain.x

Arsenal Vs Leicester Vardy Buat 10 Pemain The Gunners Batal Menang – Laga Arsenal vs Leicester City di Stadion Emirates berakhir imbang 1-1, Selasa (7/7/2020) atau Rabu dini hari WIB. Laga Arsenal vs Leicester merupakan lanjutan pekan ke-34 Premier League, kasta teratas Liga Inggris. Arsenal yang unggul terlebih dahulu lewat gol Pierre.

Arsenal Vs Leicester Vardy Buat 10 Pemain The Gunners Batal Menang

Arsenal Vs Leicester Vardy Buat 10 Pemain The Gunners Batal Menang

Emerick Aubameyang (21′) gagal mempertahankan kemenangan setelah bermain 10 orang sejak menit ke-75. Arsenal bermain 10 orang setelah Edward Nketiah mendapat kartu merah. Keunggulan jumlah pemain membuat Leicester City berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-85 berkat gol Jamie Vardy. Hasil imbang membuat Arsenal untuk sementara naik ke peringkat enam klasemen dengan koleksi 52 poin. Adapun Leicester City kini menempati urutan empat unggul tujuh angka dari Arsenal.

Arsenal pada laga kali ini kembali mengandalkan trio Alexandre Lacazette, Bukayo Saka, dan Pierre-Emerick Aubameyang di lini depan. Di sisi lain, Leicester City tetap ditopang oleh Jamie Vardy yang baru saja menggenapkan koleksi golnya di Liga Inggris menjadi 100 pekan lalu. Pada menit ke-21, Arsenal berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol Pierre-Emerick Aubameyang. Gol Aubameyang berawal dari umpan Daniel Cebalos dari tengah lapangan kepada Bukayo

Saka yang membuka ruang di sisi kanan pertahanan Leicester City. Lolos dari jebakan offside, Saka berhasil melewati Jonny Evans dan langsung memberi umpan silang mendatar. Umpan Saka kemudian diselesaikan dengan mudah oleh Aubameyang yang tidak terkawal di tiang jauh dengan sontekan kaki kanan. Kiper Leicester City, Kasper Schmeichel, melakukan tiga penyelamatan gemilang pada menit ke-31.

Schmeichel secara beruntun menepis tiga tendangan keras dari Saka

Schmeichel secara beruntun menepis tiga tendangan keras dari Saka, Alexandre Lacazette, dan Hector Bellerin dari dalam kotak penalti. Tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 untu keunggulan Arsenal bertahan hingga akhir babak pertama. Pada awal babak kedua, tempo permainan masih cepat dengan Arsenal mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Baca juga: Arsenal Siap Permanenkan Dani.

Ceballos dari Real Madrid Arsenal nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-51 melalui tendangan bebas langsung David Luiz. Namun, tendangan David Luiz yang sempat memantul saat menuju gawang berhasil ditepis oleh Schmeichel.Pada menit ke-55, Leicester City mendapat peluang pertama di babak kedua melalui tembakan Kelechi Iheanacho yang masih bisa ditangkap Emiliano Martinez. Sepuluh menit berselang, Arsenal mampu menggandakan keunggulan lewat gol Lacazette.

Memanfaatkan skema sepak pojok. Namun, gol itu harus dianulir karena Lacazette sudah berada dalam posisi offside ketika menerima umpan sepak pojok Ceballos. Pada menit ke-75, Arsenal harus bermain dengan 10 orang pemain karena Edward Nketiah mendapat kartu merah. Edward Nketiah yang baru masuk pada menit ke-71 langsung diusir wasit setelah mengangkat kaki terlalu tinggi ketika berebut bola dengan James Justin. Kartu merah Nketiah langsung direspon pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, dengan memasukkan penyerang cepat Demarai Gray.

Pada menit ke-85, usaha Leicester City untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil berkat gol Jamie Vardy. Menerima umpan silang Demarai Gray, Vardy lolos dari jebakan offside dan berhasil menaklukkan Emiliano Martinez dengan sontekan kaki kanan. Tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir babak kedua.

Aceh – Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo minta anak asuhannya tidak cepat senang dengan pencapain team sekarang ini di Shopee Liga 1 2020. Walau mendapatkan hasil positif dari tiga laga awal, Hendri memperjelas bila perjuangan masih panjang.

Persiraja Banda Aceh termasuk juga club yang mendapatkan hasil poistif dari tiga laga awal Shopee Liga 1 2020. Team berjulukan Laskar Rencong itu mendapatkan 5 point dari tiga laga dengan perincian mendapatkan dua hasil seri serta 1x kemenangan di kandang musuh.

Dengan hasil itu, Persiraja sekarang ini menempati diperingkat tujuh klassemen sesaat Shopee Liga 1 2020. Catatan bagus ditambah lagi team ini dengan status team promo.

“Saya anggap bukan waktunya untuk cukup senang dengan hasil itu. Disyukuri harus, tetapi jangan cukup sampai di sini tiga laga. Sebab, perjalanan pertandingan masih panjang,” kata Hendri Susilo, Selasa (30/06/2020).

“Ini masih awal, jangan sombong. Hasil ini mungkin kami capai sebab team musuh belum seutuhnya siap. Dengan hasil ini yang akan datang kita tidak bisa min-main lagi. Harus konsentrasi serta disiplin,” sambungnya.

Kunci Sukses

Disinggung masalah kunci keberhasilan dari tiga laga itu, Hendri Susilo menjelaskan bila situasi team Persiraja benar-benar aman ditambah kemauan pemain yang ingin menunjukkan diri tinggi sekali.

Hendri Susilo memberikan tambahan, kerja sama di antara pemain serta pelatih juga terikat secara baik. Tidak enggan, pemain dapat berunding dengan team pelatih dalam soal apa saja termasuk juga masalah permainan team.

“Saya terbuka, pemain dapat berunding dengan kami dalam soal permainan atau stertegi. Beberapa ide dari pemain itu sebetulnya bagus-bagus. Tetapi, kadang beberapa pemain ini sampaikan ke pelatih enggan. Nah, kami terbuka dengan pemain,” katanya.

Walau mendapatkan hasil positif dari tiga laga, Hendri Susilo masih memandang teamnya mempunyai kekurangan. Karena itu, di waktu bergabung lagi, kekurangan yang masih tetap nampak dari tiga laga awal akan diperbarui. Hingga yang akan datang, Laskar Rencong dapat tampil semakin menggigit.

“Yang pasti, yang akan datang harus tampil semakin optimal lagi serta persisten. Itu yang perlu kita menjaga serta telah saya berikan pada pemain. Ini bisa menjadi rintangan buat kita menjaga trend posiitif,” Hendri Susilo akhiri perbincangan.

Semarang – PSSI pastikan lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2020 pada bulan Oktober. PSSI keluarkan surat Ketetapan Dengan nomor SKEP/53VI/2020 mengenai lanjutan pertandingan pada kondisi mengagumkan, Minggu (28/6/2020).

PSIS Semarang memberi respon info itu dengan positif. Setelah itu, manajemen PSIS akan melakukan komunikasi dengan beberapa faksi.

Manajemen club berjuluk Mahesa Jenar perlu berembug dengan barisan direksi, pemegang saham, supporter, sampai sponsor perlu berembug.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi memandang cara barusan dilaksanakan untuk kembali lagi menyamai misi serta visi di waktu pertandingan bersambung sesudah dibatalkan.

“Kami akan selekasnya lakukan pengaturan dengan stakeholder. Pertama jelas ialah dewan direksi, selanjutnya pemegang saham,” terangnya, Senin (29/6/2020).

“Kemudian kami akan ajak sarasehan rekan-rekan dua barisan supporter PSIS, yaitu Panser Biru serta Snex,” kata pria namanya komplet Alamysah Satyanegara Sukawijaya itu.

Ulas Program

Gagasannya, manajemen akan melakukan komunikasi dalam tempo dekat. Kemudian, manajemen PSIS selekasnya membuat program mendekati diteruskannya Liga 1, termasuk juga pengumpulan pemain serta persiapan menyongsong pertandingan.

“Sponsor akan kami ajak komunikasi. Semua komponen team akan kami ajak bercakap sebab kami mustahil tentukan sikap dengan cara sepihak,” jelas Yoyok Sukawi.

Liverpool – Chariman Liverpool, Tom Werner, optimis timnya tidak akan berenti berprestasi sesudah merengkuh gelar Premier League 2019-2020

The Reds akhiri penantian 30 tahun menjadi juara liga sesudah Manchester City yang ada di tempat ke-2 menerima kekalahan dari Chelsea (26/6/2020).

Werner beri pujian andil manager Reds Jurgen Klopp dalam membuat mental juara di scuad Liverpool.

Pria berumur 70 tahun itu memperjelas, menjaga prestasi semakin lebih susah. Tetapi, dia percaya Liverpool bisa melakukan.

“Kami ingin merai semakin banyak gelar. Kami mengharap dapat meneruskan prestasi ini,” kata Werner.

“Pertandingan ini seru serta saya ketahui lawan kami kerja tanpa ada capek untuk menaklukkan kami. Tetapi kami punyai talenta seperti Jurgen, seperti Michael (Edwards, direktur olahraga) serta team di atas lapangan,” tegasnya.

“Satu antara hal yang mencolok musim ini ialah kemauan mereka untuk menang. Saya tidak memikir itu akan menyusut. Mereka ialah pemain yang bagus,” sebut Werner.

Werner juga menghargai perjuangan scuad Liverpool yang dalam dua musim dapat memberi dua gelar berprestise. Tahun kemarin, mereka memenangkan Liga Champions.

Puji Pemain

Werner memandang scuad Liverpool di masa Jurgen Klopp benar-benar mengagumkan. Mereka bersabar dalam menunggu gelar untuk gelar.

“Saya menyenangi mereka untuk individu di luar lapangan. Mereka rendah hati, baik, nikmati solidaritas keduanya. Anda dapat lihat itu di video saat mereka rayakan gelar ini,” kata Werner.

“Arah kami ialah terus bermain dengan kualitas ini.”

Liverpool pastikan gelar Premier League sesudah Kekalahan City di Stamford Bridge. Mereka unggul unggul 23 point dari City, dengan tujuh laga sisa.

Sumber: Liverpool

Jakarta – Saat masih aktif untuk pemain, Firman Utina sempat mendapatkan piala juara Liga Indonesia bersama-sama Sriwijaya FC pada musim 2011-2012 serta Persib Bandung pada 2014. Dia bawa Arema Malang juara Copa Indonesia 2005.

Di tempat paling akhir berikut, Firman Utina akui simpan peristiwa terkesan diperjalanan profesi sepak bolanya. Pada kanal Ricky Nelson Coaching, Firman menerangkan faktanya kenapa dianya pilih tempat Copa Indonesia yang dengan cara gengsi satu tingkat di bawah Liga Indonesia untuk peristiwa paling baik.

Menurut Firman, piala Copa Indonesia ialah perolehan gelar pertama kalinya untuk pemain karieronal sekaligus juga menunjukkan ketetapannya melepaskan posisi PNS membawa hasil.

“Yang paling penting, piala itu menjadi bukti Om Benny Dolo tidak salah bawa saya dari Manado ke Tangerang dan ke Malang,” tutur Firman.

Di tempat itu, kecuali bawa Arema juara, Firman dipilih untuk pemain paling baik. Itu karena hattrick-nya ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan final yang berjalan di Stadion Gelanggang olahraga Bung Karno Senayan. Karena 3 gol Firman, Arema menaklukkan Persija 4-3.

“Hattrick saya itu karena taktik tepat Om Benny yang telah pelajari kekurangan Persija,” papar Firman Utina.

Puji Ketelitian Benny Dolo

Firman menguraikan strategi serta perintah Benny Dolo satu hari sebelum laga. Mengangkat skema 3-5-2, dengan cara spesial Benny minta Firman semakin banyak berkeliaran di wilayah pertahanan Persija. Sedang dua pemain tengah yang lain, I Putu Gede serta Joao Carlos punyai peranan tidak sama.

Putu Gede semakin konsentrasi melapis pertahanan serta jaga kesetimbangan team. Sedang Carlos untuk pengontrol gempuran. Firman ikut memberikan tambahan, waktu bertahan, skema Arema jadi 5-3-2.

“Om Benny katakan saya tidak bisa lama meredam bola. Bermain satu sentuhan dengan Carlos atau duet penyerang waktu itu, Franco Hitta serta Emaleu Serge.”

“Pokok dari taktik Om Benny ialah Arema tetap lebih baik dalam jumlah pemain waktu bertahan serta menggempur. Sebelum laga, Om Benny mewanti-wanti beberapa pemain, jika ada yang tidak patuhi intruksi maka dipandang indisipliner,” papar Firman.

Walau diketahui disiplin serta tegas, Benny dimata Firman tetap membuat perlindungan serta menaungi pemain. “Om Benny belum pernah mempersalahkan pemain. Kelak, waktu penilaian serta latihan team, kami diharap tidak lakukan kekeliruan itu lagi,” kata Firman.

Kecuali unsur taktik, Benny tahu benar situasi psikologis yang dirasakan Persija yang bermain di depan suporternya. “Om Benny katakan, mereka tentu bergairah lakukan gempuran. Kita diamkan mereka melakukan serta balik mendesak secara cepat. Om Benny tahu baris belakang Persija yang memercayakan Hamka Hamzah cukup loyo memperhitungkan serbuan balik,” papar Firman.

Peranan Pemain Yang lain

Firman mengacu 3 gol yang diciptakannya semua bermula dari serbuan balik yang cepat. 2 gol karena umpan berkualitas Carlos. 1 gol yang lain melalui umpan terarah Erol Iba.

Dari 3 gol itu, Firman paling menyenangi gol kedua-duanya. Saat itu, sesudah mendapatkan bola dari Erol, dia lari melalui Hamka Hamzah yang terlanjur naik. Waktu dekati kotak penalti, bek Persija, Ismed Sofyan lari menghalang.

“Ismed merapat, tetapi saya pasang tubuh untuk tutup. Sebab jika tersentuh tentu penalti, Ismed juga tidak berani ambil aksi itu. Saya juga bebas mengecoh Mukti Ali Raja (penjaga gawang Persija,” tutur Firman.

Di lain faksi, Firman kembali lagi beri pujian si tutor yang dinilai cermat lihat kekuatan pemain sesuai dengan keperluan team. Dia mengacu ketetapan Benny masukkan nama Alexander Pulalo yang dikeluarkan Persib Bandung serta Warsidi yang terbuang dari Persija. Kecuali unsur Benny, Firman menunjuk peranan penting I Putu Gede, untuk pemain senior di Arema.

“Putu Gede ialah leader yang menaungi pemain. Dia berani pasang tubuh waktu supporter mengeritik pemain perekrutan Arema dengan menjelaskan siap bertanggungjawab jika team ini tidak berhasil mendapatkan prestasi,” kata Firman.

 Kediri – Striker asing Persik Kediri, Nikola Asceric, terus ikuti perubahan kabar berkaitan Liga 1 2020 yang disetop PSSI semenjak Maret kemarin. Pemain dari Serbia ini sudah tahu pertandingan kelas paling tinggi Indonesia ini akan diadakan lagi September atau Oktober akan datang.

Nikola Asceric sekarang ini msaih ada di negara aslinya, Serbia. Pemain asing Persik Kediri itu pilih pulang serta bersama-sama keluarganya semasa epidemi virus corona COVID-19 menggempur dunia, termasuk juga hentikan pertandingan sepak bola di Indonesia.

“Semenjak Asosiasi Indonesia menghentikan Liga 1, saya pulang ke Serbia untuk bergabung dengan keluarga. Saya terus ikuti info sepak bola Indonesia dari negara saya. Tentunya saya benar-benar suka jika pertandingan diteruskan. Saya sedang menanti info dari manajemen Persik, kapan saya harus terbang ke Indonesia,” tutur Asceric.

Sesudah ketahui Liga 2 akan diputar lagi, Nikola Asceric menggembleng fisiknya dengan serius.

“Saya mulai latihan lagi. Tetapi, kesempatan ini beratnya semakin berat dibandingkan waktu libur kemarin. Waktu saya kembali pada Indonesia, fisik saya semakin siap dibanding awal musim tempo hari,” kata striker Persik Kediri itu.

Ingin tahu dengan Sepak Bola Indonesia

Ketertarikan yang dipertunjukkan Nikola Asceric untuk dapat kembali pada Indonesia memang mengagumkan. Pemain dari Serbia ini mengharap pertandingan dapat bersambung hingga dianya dapat merasai atmosfer sepak bola Indonesia yang baru dirasanya.

Nikola Asceric akui ingin tahu dengan pertandingan Indonesia. Maklum ia baru 2x bela Persik Kediri, sebelum Liga 1 2020 disetop pada minggu ke-3 kemarin.

“Pertandingan Indonesia sangatlah baik. Tiap club punyai supporter fanatik yang tetap ketertarikan memberikan dukungan team pujaannya. Saya ingin memberikan prestasi paling baik untuk Persik pada kelanjutan pertandingan kelak,” katanya.

Lamongan – Persela Lamongan mengharap dapat meningkatkan pemain saat pertandingan Liga 1 2020 diteruskan. Faktanya, Laskar Joko Tingkir kehilangan satu kipernya yang pilih mundur ditengah-tengah epidemi COVID-19.

Pemain yang disebut ialah Alfonsius Kelvan. Kiper kelahiran Jakarta itu memundurkan diri sebab ingin konsentrasi mengatur bisnisnya.

“Semoga saja bisa meningkatkan pemain lagi,” kata pelatih penjaga gawang Persela Lamongan, Erick Ibrahim.

Tetapi, bila asosiasi tidak meluluskan tambahan pemain, pelatih penjaga gawang Persela Lamongan itu telah mempersiapkan beberapa pilihan. Satu salah satunya mempromokan penjaga gawang dari team junior.

“Kami melihat kelak saja. Tetapi, tentu saya meminta yang dari pro elite,” tambah bekas pelatih Persipura Jayapura itu.

Belum Mencari Alternatif

Tetapi, selama ini kata Erick, faksinya belum punyai deskripsi siapa yang akan gantikan tempat Alfonsius Kelvan. Ia belum mendapatkan perintah dari manajemen Persela Lamongan.

“Sampai saat ini masih belumlah ada kontak-kontak sama manajemen. Mungkin menanti peraturannya,” jelas Erick.

Disamping itu, sesudah mundurnya Alfonsius Kelvan, Persela tertera cuma mempunyai dua kiper. Mereka ialah Reky Rahayu serta Rio Agatha.

Sumber: Bola.net

Neil Mellor mengaku Philippe Coutinho saat ini kangenin Liverpool tetapi The Reds justru tidak kangenin sang playmaker karena scuad mereka betul-betul kuat dan baik-baik saja tanpanya.

Coutinho sempat jadi pemain jawara Liverpool. Ia jadi diantaranya sumber kreasi serangan The Reds.

Playmaker asal Brasil itu sering jadi pemecah kebuntuan buat Liverpool. Tapi Coutinho setelah itu meminta geser ke Barcelona dan The Reds terpaksa sekali melepasnya pada Januari 2018 kemarin.

Tapi di Barca, Coutinho gagal sesuaikan dan gagal cemerlang. Ia dipinjamkan ke Bayern Munchen musim ini tetapi saja performnya tidak bisa seperti waktu bela Liverpool.

Coutinho Rindu Liverpool

Sempat ada informasi bila Philippe Coutinho akan kembali pada Inggris. Tim-tim sempat dikaitkan dengannya seperti Chelsea, Manchester united, sampai Liverpool.

Tetapi, Neil Mellor menerangkan si dia tidak terasa bingung bila Liverpool tidak melirik Coutinho. Sebab The Reds memiliki scuad yang kuat dan tidak membutuhkan kehadiran pemain 28 tahun itu.

“Liverpool belum kangenin Coutinho sebesar yang diharapkan, yang disebutkan kredit besar buat scuad yang didiamkan,” cetusnya pada GentingBet, melalui Goal.

“Ia menerangkan segalanya tentang dimana Liverpool ada di waktu ia siap untuk balik lagi dan akan meninggalkan Barcelona, dimana ia alami saat sulit,” tuturnya.

“Ini adalah penghargaan buat grup bila ia ingin balik lagi dan sekejap ia adalah pemain yang betul-betul baik, ia peluang kehendaki Liverpool makin dibanding mereka membutuhkan si dia saat ini yang mana itu menerangkan segalanya,” pungkas sisa striker Liverpool ini.

Kode dari Agen

Awalannya, Kia Joorabchian memberi informasi penting terkait hari depan Philippe Coutinho. Pria untuk agen dari Coutinho itu menerangkan client-nya memang ingin kembali ke Premier League lagi.

“Coutinho punya tekad untuk kembali pada Premier League pada beberapa titik. Itu peluang tidak ada tahun ini, mungkin berjalan tahun ini, kita tidak paham,” ucap Kia Joorabchian pada Sky Sports.

“Kami benar-benar belum membahas apa pada saat ini,” sambung agen berusia 48 tahun itu.

(Goal)

Phil Foden borong 2 gol waktu Manchester City menaklukkan Burnley. Lihat rekanan segrupnya itu tampil benar-benar baik, Riyad Mahrez juga akui benar-benar suka.

Man City menuai kemenangan besar pada minggu ke-30 Premier League 2019/20. Melayani Burnley di Etihad Fase, Selasa (23/6/2020) pagi hari WIB, si juara bertahan menang mutlak dengan score 5-0.

Pasukan Josep Guardiola benar-benar menguasai semenjak menit pertama. Acara pesta gol tuan-rumah disemarakkan oleh Phil Foden (2), Riyad Mahrez (2), serta David Silva.

Karena hasil ini, Man City menguatkan tempat mereka di rangking ke-2 klassemen sesaat dengan 63 point. Minimal mereka dapat tunda acara pesta juara Liverpool sedikit semakin lama.

Puji Foden

Performa impresif Foden pasti jadi perhatian spesial Mahrez. Pemain Aljazair itu benar-benar suka serta beri pujian performa Foden.

“Semenjak saya datang, Phil sudah banyak bertumbuh,” kata Mahrez pada CityTV.

“Ia telah berlatih bersama-sama kami serta ia masih terbilang muda. Ia banyak bertumbuh.

Jadi Bintang

Walau telah tampil oke, Mahrez minta Foden untuk selalu tingkatkan kekuatannya. Dia yakin jika pemain tengah asal Inggris itu dapat jadi bintang di waktu akan datang.

“Ia mempunyai banyak kualitas serta ia harus terus berjalan secara baik untuk bertambah semakin banyak lagi,” sambungnya.

“Ia mempunyai beberapa waktu untuk bertumbuh serta jadi pemain teratas di club ini serta di negara ini.”

Sumber: MCFC

Takumi Minamino punyai peluang untuk menunjukkan mutunya pada pekan-pekan paling akhir Premier League 2019/20 ini. Ini adalah peluang prima buat pemain yang baru masuk dengan team pada Januari 2020 kemarin.

Ya, Minamino adalah pembelian terbaru Jurgen Klopp yang memperjelas tekad mereka. The Reds memang sangat kuat, tetapi mereka tidak stop datangkan pemain untuk selalu meningkatkan tim.

Sama dengan pemain baru biasanya, Minamino belum betul-betul mendapatkan tempatnya dalam tim Liverpool hingga kemudian sepak bola disetop sesaat pada Maret 2020 kemarin.

Bekas pemain RB Salzburg ini cuma pernah mencatatkan tujuh performa, empat salah satunya di pertandingan kelas ke-2 (Carabao Cup serta FA Cup). Jumlah itu jelas masih kurang untuk menyesuaikan.

Tetapi, sesudah kembali lagi berlatih bersama-sama team beberapa minggu paling akhir, Minamino rupanya dapat mengagetkan James Milner. Kenapa demikian? Baca sedetailnya berikut ini ya

Justru Menolong

Semasa bela Salzburg, Minamino diketahui dengan keberaniannya bawa bola, membuat gabungan dengan beberapa rekannya di baris serang. Semestinya style bermain Minamino tidak tidak sama dengan style bermain Liverpool.

Dapat dibuktikan, kualitas permainan yang diperlihatkan Minamino saat ini dapat membuat James Milner kaget. Seolah-oleh interval tiga bulan tanpa ada sepak bola malah menolong proses penyesuaian bintang Jepang itu.

“Taki [Minamino] terlihat fenomenal semenjak kembali lagi. Periode ini kemungkinan malah membantunya beradaptasi, berasa seolah-olah ia telah bela Liverpool semakin lama,” membuka Milner pada Goal internasional.

“Itu memberikannya waktu tambahan untuk melatih diri pada beberapa hal.”

Jadwal Padat

Sama dengan team-team lain, Liverpool akan hadapi agenda padat untuk beberapa minggu ke depan. Berikut yang menurut Milner dapat jadi peluang prima buat Minamino yang ingin mengenali Liverpool semakin dalam.

“Tetap susah masuk dengan team baru di tengah musim, sebab harus melatih diri dengan style bermain team. Susah melakukan saat Anda harus siap-siap berlaga tiap 3 hari,” sambung Milner.

“Pada periode ini, saya percaya kami akan membantunya serta mudah-mudahan ia dapat memberi efek positif,” tutupnya.

Sumber: Goal