Kemenangan ke 50 Ducati Clash antar Pebalap KTM dan Podium Perdana Suzuki

Posted on

Kemenangan ke 50 Ducati Clash antar Pebalap KTM dan Podium Perdana Suzuki – Brad Binder kembali tampil bagus. Kali ini bukan menjadi pemenang namun karena mampu finish ke empat, perolehan terbaik KTM di kampung halaman. GP Austria kali ini menempatkan Yamaha, Ducati dan KTM sebagai unggulan. Yamaha karena dominasinya di seri sebelumnya, Ducati sebab rekor tak terkalahkannya sejak 2016 dan KTM yang merupakan tuan rumah.

Kemenangan ke 50 Ducati Clash antar Pebalap KTM dan Podium Perdana Suzuki

Kemenangan ke 50 Ducati Clash antar Pebalap KTM dan Podium Perdana Suzuki

Sejak start, pebalap Ducati dan KTM sudah berebut posisi di grup depan. Di top 5, saling kejar dua pebalap Ducati, 1 rider Suzuki dan 2 petempur KTM. Miller ngacir untuk menyelamatkan diri dari kejaran Dovizioso, Pol Espargaro, Joan Mir dan pebalap Red Bull KTM Tech 3, Miguel Oliviera. Lap ke enam, red flag dikibarkan akibat kecelakaan fatal selepas tikungan 3 antara pebalap Petronas SRT, Franco Morbidelli dan pebalap Esponsorama Racing, Johann Zarco.

Morbidelli terpaksa keluar pertandingan dengan cara ditandu, sementara Zarco masih sanggup berjalan dan menghampiri Morbidelli seraya menepuk pundaknya. Mungkin untuk say sorry atau sekedar tanya kondisi. Balapan pun dihentikan demi keselamatan para pebalap dan memastikan kondisi track aman. Akibat kecelakaan itu motor Morbidelli dan Zarco hancur akibat terseret dan berputar melewati gravel, hingga hampir menimpa para pebalap lain. YZR-M1 Morbidelli hampir menimpa Valentino Rossi yang tengah melewati tikungan 4.

Perebutan posisi di grup depan tak berbeda jauh dari race awal. Dovizioso, Espargaro, Miller dan Mir meluncur ke depan. Kali ini Alex Rins bergabung. Penghentian lomba membawa berkah bagi Rins karena sebelumnya ia tercecer di posisi ke-11 karena melebar. Secara perlahan, Rins merangsek ke depan. Mir, Miller, lalu Espargaro berhasil dilewatinya. Suzuki memang terlihat perkasa di tangan pebalap Spanyol itu. Namun sayang, ia harus menghempas gravel setelah sekedipan mata lamanya mengambil alih pimpinan lomba dari Dovizioso.

Start ke dua dilakukan sesuai posisi pebalap di lap terakhir sebelum race dihentikan

Praktis tinggal Mir yang membonceng misi Suzuki untuk menjadi pemenang. Drama pun terjadi antara sesama pebalap KTM. Pol Espargaro yang melorot, harus bersenggolan dengan Miguel Oliviera setelah ia melebar di tikungan. Friendly fire terjadi. Misi besar KTM untuk menang pupus sudah. Dua pebalapnya di grup depan ndlosor. Baik Espargaro maupun Oliviera terlihat kesal akibat insiden itu.

Espargaro harus menelan 2 kali kegagalan beruntun karena kejadian serupa. Pekan lalu di Ceko, ia terlibat kontak dengan Zarco dan kini terulang dengan sesama KTM’er. Keduanya terjadi sesaat setelah ia bermaksud kembali ke jalur balapnya setelah sedikit melebar. Saking kesalnya, Oliviera sempat menendang kipas angin sesampainya di paddock. Entah bagaimana hubungan keduanya setelah insiden ini.

Tinggal menyisakan Dovizioso, Miller dan Mir di grup depan, balapan nyaris tanpa perubahan posisi selama 8 lap. Usaha Mir untuk meng-overtake Miller terlihat sia-sia. Miller selalu menutup racing line di sisi dalam untuk mencegah Mir melibasnya. Di track lurus, jelas Suzuki bukan tandingan Ducati. Tenaga GSX-RR tak bisa membuat Mir menyentuh buntut Desmosedici Miller. Namun konsistensi Mir akhirnya membuahkan hasil. Di lap terakhir, ia berhasil mengambil alih posisi ke dua dari tangan Miller.

Datanglah podium pertama Suzuki di musim ini sekaligus podium pertama di sirkuit Spileberg setelah diaktifkan kembali untuk GP motor pada 2016. Sementara itu KTM hanya meraih tempat ke empat melalui Brad Binder. Sementara Yamaha diselamatkan Rossi yang finish di urutan ke lima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *